Tak Cukup Balotelli, Kapten Juventus Juga Menyerang Felipe Melo

ElangNews.com – Kapten , akan segera merilis buku Autobiografinya dalam waktu dekat. Bek asal Italia itu dalam bukunya kedapatan telah melontarkan beberapa pernyataan pedas pada rekan setimnya, termasuk .

Gelandang asal Brazil itu pernah menjadi rekan satu tim Giorgio Chiellini saat memperkuat Juventus pada 2009. Saat itu, Giorgio Chiellini melihat beberapa hal negatif tentang Felipe Melo yang kemudian dituliskan pada Autobiografinya.

Sebelumnya, Giorgio Chiellini juga kedapatan telah mengecam tingkah Mari Balotelli saat memperkuat Gli Azzurri pada 2013 lalu. Striker keturunan Ghana itu disebutnya sebagai pribadi yang negatif.

“Felipe Melo bahkan lebih buruk lagi, lebih buruk dari . Selalu saja ada perkelahian dengannya. Aku pernah berkata pada beberapa manajer Juventus. Felipe Melo adalah sebuah apel busuk!” ungkap Chiellini dalam Autobiografinya yang dikutip dari La Repubblica. 

Komentar pedas dari Chiellini pun tak ayal membuat Felipe Melo menjadi berang. Gelandang bertahan yang kini berusia 36 tahun itu menyebut bahwa dirinya kini tak lagi menaruh Respect pada bek timnas Italia itu.

  Zona Merah Virus Corona Mendekati Rumah Cristiano Ronaldo di Madeira

“Ketika aku datang ke Turin, aku tak pernah melecehkan siapapun orang-orang yang ada di timku. Tapi, saat ini aku tak lagi menghormati Giorgio Chiellini.” ungkap Felipe Mello, dikutip dari Gazzetta dello Sport. 

Dengan mudahnya dia berkata bawa Mario (Balotelli) sebagai pribadi yang negatif, serta aku dianggapnya sebagai apel busuk hanya karena dia berani berkelahi saat aku berbuat ulah? Giorgio adalah seoang pengecut yang ketakutan.”

“Maaf itu itu, terkadang memang mudah sekali untuk menghina seseorang melalui sebuah buku. Tapi, mungkin saja orang itu kesal padaku karena saat di Galatasaray, aku berhasil menyingkirkan Juventus di Liga Champions.”

  Fase Karantina 14 Hari Menanti Kedatangan Ronaldo di Turin

“Selain itu, aku bersama Brazil juga berhasil menghempaskan Italia yang diperkuatnya dengan skor 3-0 di Piala Konfederasi. Mungkin itulah alasan sebenarnya mengapa Giorgio membuat pernyataan yang mempermalukan dirinya sendiri. Bahkan, di level Internasional dia belum memenangi gelar apapun. Maka, aku bisa meyimpulan bahwa Gorgio bukanlah seorang profesional karena pernyataan konyol yang dibuatnya.” ujar Felipe Melo.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here