Jadon Sancho, Manchester United dan Laga El Classico di Bursa Transfer

ElangNews.com – Performa brilian sepanjang gelaran kompetisi Bundesliga musim 2019/2020 adalah sebuah daya tarik tersendiri bagi klub besar di Eropa. Jika sebelumnya dan muncul sebagai peminat utama, maka kali ini dua klub raksasa La Liga siap saling baku hantam demi seorang .

Jadon Sancho tak ubahnya sebuah fenomena besar yang tak kalah mengebohkan di lantai , saat riuh ramainya berita kepindahan kepindahan Neymar dan Kylian Mbappe tak juga menemui titik kejelasan. Catatan statistik 14 gol dan 16 assist dalam 23 pertandingan di Bundesliga merupakan pertanda bahwa Jadon Sancho tak sekedar pemain yang hanya bisa menunggu bola dan mencetak gol saja.

Pesona besarnya membuat Manchester United begitu sangat meyakini Jadon Sancho bisa menjadi kepingan terakhir yang bisa mengembalikan kejayaan Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson. Tawaran 100 Juta Euro ditengah pandemi merupakan fakta bahwa kubu The Red Devils tak gentar dengan resiko krisis finansial, demi melihat Jadon Sancho berlabuh ke Old Trafford.

  Rokok Dibalik Perpisahan Wojciech Szczesny dan Arsenal

Namun, dasarnya Jadon Sancho sudah terlanjur tenar dan diakui kehebatannya di seluruh antero Eropa, Manchester United justru melibatkan dirinya dalam persaingan harga yang akan jauh lebih besar. Media asal Jerman, Bild, melaporkan bahwa dan juga tertarik menggoda Jadon Sancho pindah ke La Liga, tak peduli dengan adanya Manchester United yang sudah lebih dahulu memburu pemain 20 tahun itu.

Jika sudah demikian, Manchester United barangkali hanya bisa berharap dua klub La Liga tak akan mampu menandingi penawaran 100 Juta Euro yang sudah dibuat. Sudah sangat jelas, peluang memenangi gelar Liga Champions akan lebih besar jika Jadon Sancho lebih berani menunda kepulangannya di Inggris, demi mencicipi atmosfer kompetisi La Liga.

  Seberapa Pentingkah Fellaini Untuk Manchester United?

Tak akan ada yang membantah bahwa Real Madrid dan Barcelona adalah kontestan yang masih bisa bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Champions, saat Manchester United ditinggal Sir Alex Ferguson dan segala kejayaannya.

Jadon Sancho tentu tak akan menolak jika perjalanan karirnya akan dihiasi banyak gelar dan penghargaan, tak sekedar dikenang sebagai pemain hebat yang tak memenangi banyak trofi dan penghargaan bergengsi di suatu klub dimana dirinya dianggap sebagai pahlawan besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here