Pandemi Corona, Barcelona Diantara Krisis Finansial dan Cuci Gudang

ElangNews.com – Situasi keuangan tengah bergejolak akibat penghentian kompetisi . Upaya pemotongan gaji yang sudah ditempuh Blaugrana ternyata masih belum cukup baik untuk memperbaiki neraca keuangan klub.

Sebuah situasi yang sangat rumit disaat pemasukan dari hak siar dan tiket pertandingan sedang terhenti. Sedangkan, Barcelona memiliki sederet pemain bintang bergaji selangit. sepertinya perlu lebih dari sekedar kebijakan pemotongan gaji untuk menyelamatkan nasib keuangan Barcelona.

BBC Sport mengabarkan bahwa Barcelona dengan sangat terpaksa akan menempuh sebuah kebijakan yang lebih ‘ekstrem’ lagi. Ya, penjualan pemain merupakan salah satu solusi yang akan diambil. Kebetulan, Barcelona memiliki sejumlah pemain bintang yang perannya tak terlalu besar di klub.

Pemain bintang seperti Arturo Vidal, Marc Andre ter Stegen hingga Ivan Rakitic bisa saja akan dilego Barcelona. Pemain tersebut kebetulan memiliki peminat yang cukup jelas. Arturo Vidal dikaitkan dengan Inter Milan, ter Stegen didekati Bayern Munich, hingga Ivan Rakitic yang sempat dipantau oleh Juventus.

  Prediksi Pertandingan La Liga Santander Levante vs Atletico Madrid

Keberhasilan Barcelona dalam menjual para pemain tersebut dianggap bisa memulihkan kembali neraca finansial klub. Selain bergaji tinggi, pemain yang diisukan akan segera dijual itu juga masih memiliki nilai pasar yang masih cukup tinggi. Selain itu, Barcelona bisa saja akan melepas Ousmane Dembele yang rentan cedera, nilai pasarnya saat ini masih menyentuh angka 56 Juta Euro.

BBC Sport dalam laporannya mengabarkan bahwa Barcelona telah perundingan dengan para pemainnnya terkait pemotongan nominal gaji. Perundingan itu bahkan menghasilkan keputusan untuk memotong gaji pemain hingga 70%.

  Prediksi Pertandingan La Liga Santander Real Madrid vs Getafe

“Pemotongan gaji hingga 70% selama wabah akan terus diberlakukan klub, selain itu kami menyetujuinya juga agar para pekerja harian dan staf di klub masih bisa menerima gaji 100%.” ungkap .

Sial nampaknya, upaya pemotongan gaji pemain hingga 70% ternyata belum cukup untuk menyelamatkan kondisi keuangan Barcelona. Barcelona terpaksa harus menjual beberapa pemainnya untuk menutupi kerugian tim selama wabah pandemi.

Satu hal yang membuat Barcelona kesulitan untuk memulihkan kondisi keuangannya adalah sebuah fakta bahwa Blaugrana merupakan klub dengan pengeluaran terbesar untuk pos gaji pemain. Dana sebesar 650 Juta Euro harus dibayarkan untuk menggaji seluruh pemainnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here