Peretas Bobol Ribuan Kamera Keamanan, Tesla hingga Cloudflare jadi Korban
Ilustrasi peretas. (Sumber: indiatimes)

Elangnews.com, San Mateo – Sekelompok peretas berhasil membobol data kamera keamanan yang dikumpulkan oleh perusahaan rintisan , Inc. Peretas mendapatkan akses langsung dari 150.000 kamera pengintai yang ada di rumah sakit, perusahaan, departemen kepolisian, penjara, dan sekolah.

Rekaman kamera keamanan milik perusahaan pembuat mobil Inc. dan penyedia perangkat lunak Inc. turut jadi korban. Peretas juga dapat melihat video dari dalam klinik kesehatan wanita, rumah sakit jiwa, dan kantor Verkada itu sendiri. Para peretas mengatakan mereka juga memiliki akses ke arsip video lengkap dari semua pelanggan Verkada.

Baca Juga:   Perusahaan yang Garap Bukit Algoritma Rp18 T Dianggap Abal-abal

Dikutip dari Bloomberg, pembobolan data dilakukan oleh peretas internasional. “Tujuannya untuk menunjukkan luasnya pengawasan video dan kemudahan sistem dapat dibobol,” kata Tillie Kottmann, salah satu peretas.

Kottmann, mengaku sebelumnya dirinya telah meretas pembuat chip Intel Corp dan pembuat mobil Nissan Motor Co. ”Banyak keingintahuan, memperjuangkan kebebasan informasi dan melawan kekayaan intelektual, anti-kapitalisme, sedikit anarkisme – dan terlalu menyenangkan untuk tidak melakukannya,” katanya.

Baca Juga:   Anggota DPR Teken Petisi, Desak Bank Sentral Adopsi Bitcoin

Pihak Verkada, dan firma keamanan eksternal sedang menyelidiki insiden tersebut. Perusahaan juga sudah menyiapkan tim krisis untuk menjawab keluhan dan pertanyaan konsumen.

Perwakilan Tesla, Cloudflare, dan perusahaan lain yang diidentifikasi dalam cerita ini tidak segera menanggapi permintaan komentar. Perwakilan penjara, rumah sakit, dan sekolah yang disebutkan dalam artikel ini menolak berkomentar atau tidak segera menanggapi permintaan komentar.
(tup/red)