Iran Blokir Signal, Pengguna Bisa Pakai Proxy
Ilustrasi aplikasi Signal

Elangnews.com – Ramai-ramai para pengguna WhatsApp beralih ke aplikasi percakapan, Signal, termasuk di Iran. Bahkan Signal menjadi aplikasi paling banyak yang diunduh di Iran. Kondisi ini berlangsung setelah pihak WhatsApp berencana mengubah kebijakan privasinya.

Karena penggunaan melonjak, akhir Januari kemarin pemerintah Iran memblokir Signal. Meski demikian, antusias pengguna Signal di sana masih tinggi.

Maka itu, Signal memberikan solusi, yaitu menambahkan cara baru bagi pengguna untuk tetap terhubung. “Kami (Signal) tidak menyerah, karena masyarakat di Iran berhak mendapatkan privasi,” ujar pihak Signal dikutip dari Slash Gear, (09/02).

Baca:  Telegram, Aplikasi paling Banyak Diunduh di Dunia

Pihak Signal membuat proxy Transport Layer Security (TLS) sederhana, yang ada di aplikasi. Proxy ini dapat digunakan untuk menghindari pemblokiran jaringan internet yang diterapkan pemerintah Iran.

TSL merupakan layanan jaringan tambahan berupa proxy terhadap serangan DdoS (Distributed Denial of Service) atau penolakan layanan, yang digunakan untuk memblokir Signal. “Ini bisa dilakukan dengan aman dan mengarahkan lalu lintas ke layanan Signal,” katanya pihak Signal.

Cara ini bisa membantu penduduk Iran dapat terhubung kembali melalui Signal. Pihak Signal juga mengklaim, walaupun menggunakan proxy, percakapan pengguna tetap terenkripsi end to end. “Yang menjadi keunggulan besar platform ini,” ujar pihak Signal.

Baca:  Twitter Hapus Ratusan Akun yang Berkaitan dengan Rusia, Armenia dan Iran

Agar proxy bisa melewati pemblokiran, pihak pengguna membutuhkan server dengan port 80 dan 443 yang tersedia. Dan disertai domain atau subdomain yang menunjuk ke alamat IP server tersebut. Kemudian pengguna menggunakan layanan Virtual Private Server (VPS). Layanan ini cukup ekonomis dan bisa digunakan untuk ratusan pengguna secara bersamaan.

“Kami berharap dapat meningkatkan untuk menjalankan server Signal TLS Proxy untuk pengguna Iran. Kami juga terus mengembangkan teknik lain yang lebih otomatis dan nyaman,” ujar Signal.
(tup/red)