ELANGNEWS.COM – China baru saja mengumumkan kesuksesan mereka dalam meluncurkan suatu teknologi fusi nuklir baru dengan membuat HL-2M Tokamak yang disebutnya dengan matahari buatan. Matahari buatan China ini diklaim menghasilkan energi yang sangat panas bahkan diklaim lebih panas 10 kali dari matahari.

Konsep fusi nuklir HL-2M Tokamak mengikuti reaksi alami yang dilakukan oleh matahari, dengan menggunakan gas hidrogen dan juga deuterium sebagai bahan bakar energi panas yang dihasilkan.

Baca:  Matahari Buatan China Sukses Dinyalakan: Sumber Energi Baru Tanpa Batas?

HL-2M Tokamak Matahari Buatan China 10x Lebih Panas dari Matahari

China National Nuclear Corporation (CNNC) mengatakan HL-2M Tokamak merupakan langkah terbaru China guna mendapatkan sumber energi yang bersih. Reaktor nuklir matahari buatan Cina saat ini berada di Chengdu, Provinsi Sinchuan – China.

Teknologi nuklir terbaru ini akan menjadi partisipasi China pada proyek Reaktor Eksperimental Termonuklir Internasional dan bidang penelitian,” sebut peneliti China Yang Qingwei, yang merupakan kepala pengembangan HL-2M Tokamak pada Minggu (6/12/2020).

Baca:  Matahari Buatan China Sukses Dinyalakan: Sumber Energi Baru Tanpa Batas?

Hadirnya teknologi matahari buatan ini diklaim akan menyelesaikan kebutuhan China akan energi strategis plus berdampak secara signifikansi pada pengembangan energi dan ekonomi nasional mereka di masa depan.