GAPKI Dukung Pemetaan Petani Sawit dengan Teknologi Drone
Pemanfaatan Drone untuk Pemantauan Petani Swadaya. (Foto: Terra Drone)

Elangnews.com, Jakarta – Pemanfaatan drone belakangan semakin beragam mulai dari projek jalan tol, pembangunan gedung bertingkat, mengecek kondisi bendungan dan memantau pertambangan. Drone juga kini mulai banyak digunakan dalam industri dan perkebunan kepala sawit.

Tera Drone Indonesia, misalnya baru-baru ini berkolaborasi dengan International Finance Corporation () yang merupakan bagian Group (WBG) membahas pemanfaatan teknologi drone untuk penyediaan data dalam sertifikasi petani sawit.

“Untuk sementara fokus untuk petani di Kota Rantauprapat, Sumatera Utara dan Kabupaten Rokan hulu, Riau,” kata CEO Wardana dalam pernyataannya kepada Elangnews.com, Selasa (9/3/2021).

IFC, menurut Wishnu, merupakan institusi keuangan untuk pembangunan global yang bekerja dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di negara-negara berkembang. “Mereka membiayai investasi sektor swasta, memobilisasi modal di pasar keuangan internasional, dan menyediakan jasa konsultasi kepada perusahaan dan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:   Terra Drone Indonesia Kerjakan Survey Topography untuk Pembangunan PLTA

Menurut Wishnu, pemantauan perkebunan kelapa sawit menggunakan drone ini nantinya akan menghasilkan peta dan informasi untuk memudahkan petani mendapatkan sertifikasi ISPO/RSPO. Informasi penting yang dihasilkan oleh drone antara lain untuk mengidentifikasi batas lahan, mengidentifikasi umur dan tinggi kelapa sawit, menghitung jumlah pohon hingga estimasi hasil panen per hektar.

“Data yang dihasilkan juga dapat memberikan informasi mengenai kesehatan tanaman, serta potensi penyakit dan hama pada pohon sawit, sehingga pemilik kebun dapat melakukan pemupukan dan pemberantasan hama lebih cepat,” ujarnya.

“Dari hasil kegiatan didapatkan bahwa teknologi drone dapat membantu proses pengumpulan informasi yang dibutuhkan untuk sertifikasi jauh lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Disampaikan Wishnu, industri kelapa sawit merupakan industri strategis yang mampu mendukung perekonomian negara berkembang. Permintaan minyak kelapa sawit baik pemakaian dalam negeri maupun keperluan ekspor sangat tinggi.

Baca Juga:   Terra Drone Indonesia Kerjakan Survey Topography untuk Pembangunan PLTA

“Kelompok petani swadaya dalam jumlah besar pun dapat ikut terlibat dalam aktivitas jual beli kelapa sawit ini. Di satu sisi, pemerintah juga memiliki target untuk melakukan sertifikasi ISPO ke seluruh perkebunan kelapa sawit,” katanya.

Efektifitas Drone

Menurut Wishnu, drone digunakan di industri perkebunan kelapa sawit karena terbukti menghemat waktu dan biaya dibandingkan dengan pemantauan konvensional. “Teknologi drone mampu membawa berbagai macam muatan dan sensor yang dapat digunakan untuk memperoleh data dengan cepat dan relevan,” ujarnya.

Dikatakan Wishnu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia () juga mendukung pemanfaatan drone untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi di perkebunan kelapa sawit. “Pemanfaatan drone juga dilakukan oleh industri lain seperti konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, serta energi,” kata Wishnu. (Yat/Red)