Aplikasi Clubhouse masih IIegal di Indonesia
Ilustrasi aplikasi Clubhouse. (sumber: nypost.com)

Elangnews.com, Jakarta – Aplikasi Clubhouse mendadak populer akhir-akhir ini. Apalagi setelah pemilik perusahaan Tesla, Elon Musk merekomendasikan aplikasi ini ke pengikutnya.

Sayangnya aplikasi Clubhouse belum terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika alias masih ilegal. Pasalnya aplikasi ini belum memegang izin penyelenggara sistem elektronik (PSE).

Jika ingin menjadi aplikasi resmi, Clubhouse harus mengikuti aturan. “Clubhouse belum terdaftar di Kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020,” ujar Jubir Kementerian Kominfo, Dedy Permadi.

Di Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2020 mengenai mengenai Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat, setiap aplikasi yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi meliputi namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan dalam bentuk platform digital, layanan jejaring dan media sosial.

Baca:  Kebut RUU Data Pribadi, Menteri Johnny: Sudah Dibahas 145 dari 371 DIM

Dedy Permadi menegaskan aplikasi yang tidak terdaftar akan mendapatkan pemutusan akses beryupa  tindakan pemblokiran akses, penutupan akun hingga penghapusan konten. “Sesuai Peraturan Menteri Kominfo No 5/2020, PSE yang tidak mendaftar sesuai kebijakan yang berlaku, akan mendapat sanksi administrasi berupa pemutusan akses,” ujarnya.

Kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat dilakukan sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh pengguna.   “Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse,” katanya.

Menurutnya, tujuan pendaftaran itu dimaksudkan untuk menjaga ruang digital Indonesia lebih sehat dan melindungi warganet sebagai pengguna aplikasi. “Proses pendaftaran ini adalah proses biasa dan wajar, seperti halnya pendaftaran usaha. Pendaftaran ini ditujukan untuk kepentingan warganet dan ruang digital Indonesia yang lebih sehat, seperti terkait dengan pelindungan data pribadi dan keamanan siber,” paparnya.

Baca:  Hubungan Twitter dan Pemerintah India Memanas, Pengguna Beralih ke Aplikasi Koo

Dedy menyarankan masyarakat dapat memberikan pengaduan/informasi terhadap PSE lingkup privat yang tidak melakukan kewajiban pendaftaran. “Warganet tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran PSE-PSE telah, sedang, dan akan berjalan sampai batas waktu nanti,” ungkapnya.

Clubhouse pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat bulan Maret 2020 lalu. Clubhouse adalah media sosial berbasis suara. Setiap pengguna bisa melakukan streaming audio, panggilan telepon, hingga membuat podcast.

Aplikasi ini baru bisa digunakan di perangkat Apple, seperti iPhone dan iPad. Itupun produk Apple dengan sistem operasi iOS 13.
(tup/red)

Berita Sains & Teknologi : Aplikasi Clubhouse masih IIegal di Indonesia, ElangNews.com.