Terapkan Protokol Kesehatan, Pra Musrenbang 2021 Tingkat Kelurahan Pondok Kelapa Tetap Dilaksanakan
Sumber : koleksi Her

ELANGNEWS.COM – Rapat kegiatan tahunan yang diberi nama Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun Tingkat Kelurahan yang dibuka langsung oleh Andri Kurniawan, S.Sos., selaku Sekretaris Kelurahan (Sekel) Pondok Kelapa tepat pada pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Kelurahan Pondok Kelapa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Nampak mendampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Ekonomi Pembangunan (Kasie Sarpras Ekbang) Ratna Dewi Siagian, A.Md., serta dihadiri oleh para stakeholder terkait, diantaranya Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Dinas Perhubungan, Kasatlak Bina Marga, serta Kastlak Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Sudinakertrans), Bimaspol, Babinsa, dan tentunya para Ketua RW.

Sebelum pelasanaan sesungguhnya yaitu Musrenbang melalui aplikasi yang disebut e- Musrenbang maka tahapan demi tahapan dilakukan dalam setiap proses penyusunan perencanaan, untuk penyusunan perencanaan Musrenbang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RW, Kelurahan, Kecamatan, Kota, sampai tingkat Provinsi. Hasil akhir tahapan pelaksanaan Musrenbang tahunan adalah rencana kerja pembangunan daerah yang ditetapkan dengan melihat berbagai macam aspek, khususnya kebutuhan. Pra Musrenbang diharapkan dapat menampung aspirasi dari seluruh masyarakat agar dapat dipastikan penerima manfaat pembangunan benar – benar tepat sasaran.

Baca:  Sebelum Liburan Panjang, Baca Aturan Prokes Terbaru Ini

Bagi para Ketua RW yang membutuhkan dan mengusulkan pemasangan cermin lalu lintas atau yang lebih dikenal dengan kaca cembung,  diharapkan  titik lokasi yang diusulkan benar-benar telah sesuai dengan google map dengan tetap melihat aspek kepentingan bersama (persimpangan jalan yang sekiranya untuk mengantisipasi adanya kecelakaan) karena lokasi di DKI Jakarta sudah hampir tidak ada ruang untuk penanaman tiang cermin lalu lintas, tambah Abdul Gani mewakili paparan dari Kasatlak Dishub Kec. Duren Sawit.

Baca:  Melanggar Protokol Kesehatan, Pemuda di Serpong disanksi push-up

Sedangkan dari Sudinakertrans menjelaskan bahwa pada tahun 2020, pihaknya telah melaksanakan program pelatihan khusus mengemudi mobil (SIM A) sebanyak 700 peserta. Diharapkan tahun 2021 ini tetap ada sejenis, khususnya bagi warga yang memang membutuhkan dan belum mendapat pekerjaan, diharapkan setelah mengikuti pelatihan dan mendapatkan SIM A, warga tersebut bisa memanfaatkan hasil dari usulan yang diusulkan melalui e- Musrenbang nantinya.

Sedangkan untuk pelatihan-pelatihan jurusan lain seperti Tata Boga, Tata Rias, Teknik Pendingin, Teknik Otomotif, dan lainnya diharapkan kepada para pengurus lingkungan RT, RW, dan LMK setempat dapat membantu mendaftarkan langsung ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur yang lokasinya berada di Kelurahan Pondok Kelapa karena dengan mempertimbangkan protokol kesehatan dan masa pandemi , kuota dibatasi yakni hanya 10 peserta per jurusan. her