PRIMA
Penyerahan donasi publik pakaian bekas layak pakai oleh Ketua DPK Malaka Arsy Sirimain kepada Asisten Administrasi Setda Malaka Yoseph Parera, Senin (5/4/2021). Foto: Elangnews.com

“Kami berharap masyarakat di seluruh Indonesia bisa bersolidaritas, bahu membahu mengurangi beban masyarakat korban bencana banjir”

ELANGNEWS.COM, Malaka – Gotong royong adalah prisip dasar dalam berkehidupan sosial. Itulah perasan utama atau intisari dari Pancasila sebagai bintang arah bangsa Indonesia.

Bencana banjir yang melanda , Provinsi NTT selama kurang lebih lima hari terakhir telah menelan banyak korban. Rumah warga dan lahan pertanian terendam banjir, akses transportasi dan komunikasi terputus.

Ribuan orang kini berada di beberap titik pengungsian dengan kondisi yang memprihatinkan. Keterbatasan pakaian, makanan dan kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya adalah persoalan mendasar yang harus secara cepat dan tepat diatasi.

Baca Juga:   Polemik Vaksin Nusantara, Jubir PRIMA: Berdaulat dengan Inovasi Negeri Sendiri

Pengurus Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Kab. Malaka dalam segala keterbatasannya mencoba bersolidaritas bersama pemerintah setempat dalam melakukan penanganan bencana, baik dengan mengutus beberapa kader sebagai sukarelawan pada beberapa titik pengungsian, juga membuka posko untuk menggalang solidaritas publik guna membantu para pengungsi di berbagai titik penampungan.

Hingga Senin 5 April 2021, Posko Penanggulangan Bencana PRIMA Kabupaten Malaka berhasil mengumpulkan beberapa karung pakaian bekas layak pakai dari masyarakat Malaka yang bersedia menyumbang.

“Sumbangan ini telah didistribusikan kepada para pengungsi melalui pemerintah Kabupaten Malaka yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Malaka Drs. Yoseph Parera”, jelas ketua DPK PRIMA MALAKA, Ardy Sirimain pada Senin (5/4/2021).

Baca Juga:   Korban Banjir Bandang NTT, BNPB: 138 Orang Meninggal Dunia

Menurutnya, Posko PRIMA Malaka masih akan terus terlibat dalam penanganan bencana kedepannya. Baik sebagai sukarelawan di pusat-pusat penampungan pengungsian maupun membuka penggalangan donasi publik di posko utama PRIMA Malaka,.

“Kami berharap masyarakat di seluruh Indonesia bisa bersolidaritas, bahu membahu membantu mengurangi beban masyarakat korban bencana banjir bandang di Kabupaten Malaka maupun di kabupaten-kabupaten lain di NTT dan NTB,” tutup Sirimain yang didampingi beberapa sukarelawan Posko PRIMA Malaka. (trd/red)