Merapi Kembali Mengeluarkan Awan Panas Guguran
Pada tanggal 28 Februari 2021 sempat terjadi guguran di . (Foto: BPPTKG)

Elangnews.com, Yogyakarta – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan telah terjadi di Gunung Merapi, Yogyakarta, Senin (1/3/2021) pukul 21.06 WIB.

“Awanpanas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 66 mm dan durasi 130 detik. Estimasi jarak luncur 1.500 m ke arah Barat Daya,” tulis akun remi BPPTKG.

Sekira 18 jam sebelumya atau pukul 04.25 WIB, Merapi juga sempat mengeluarkan awan panas guguran. Dalam seismogram tercatat amplitudonya 45 mm dan durasi 156 detik dengan jarak luncur 1.700 m juga ke arah Barat Daya.

Baca Juga:   Gunung Merapi Ile Lewotolok NTT Meletus Ribuan Orang di Evakuasi

Pada 27 Februari 2021 juga terjadi awan panas guguran di Gunung pukul 19.56 WIB. Awanpanas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 28 mm dan durasi 99 detik dengan jarak luncur 1.000 m ke arah Barat Daya. Pada 28 Februari 2021 terjadi guguran lava pijar pukul 18.00-24.00 WIB.

Baca Juga:   Gunung Merapi Ile Lewotolok NTT Meletus Ribuan Orang di Evakuasi

Saat ini tingkat aktivitas Gunung masih dalam Siaga (Level III). Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, yaitu pada sektor selatan-barat daya meliputi Kali Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih dalam jarak maksimal 5 km.

Di luar daerah potensi bahaya yang telah ditetapkan, masyarakat masih dapat beraktivitas seperti biasa. (Yat/Red)