Rapim
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menhan RI Prabowo Subianto menghadiri Rapim TNI 2021 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2). Foto: Antara/Puspen TNI.

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Rapat Pimpinan TNI Tahun 2021 kali ini digelar di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (16/2) dalam suasana negeri yang masih memprihatinkan, seperti pandemi Covid-19, bencana alam, dan ancaman resesi.

Selain Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, hadir pula di tengah-tengah peserta rapim diantaranya, Menhan RI Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, dan Kepala BNPB Letjen. TNI Doni Monardo sebagai pembicara.

Rapim TNI 2021 bertajuk “TNI Kuat, Solid, Profesional, Dicintai Rakyat Siap Mendukung Percepatan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Serta Menjaga Persatuan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI” tersebut diselenggarakan secara tatap muka langsung dan virtual dengan peserta dari seluruh Indonesia.

Baca:  Hendropriyono Ingin TNI Rekrut Peretas Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI secara khusus memberikan penghargaan kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di daerah-daerah konflik, perbatasan, bencana alam, dan yang bertugas memerangi Covid-19 di manapun berada.

Pernyataan mengejutkan juga disampaikan oleh Panglima TNI, terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), “Dunia maya telah menjadi domain untuk perekrutan generasi radikal dan teroris yang juga memanfaatkan media sosial untuk propaganda-propagandanya,” tegas Hadi.

Baca:  Khawatir Terprovokasi, Kodam Jaya Minta Personelnya Jaga Stabilitas Jakarta

Panglima TNI juga mengkhawatirkan bahwa “senjata sosial baru” tersebut dapat memancing kerusuhan dan berpotensi disintegrasi bangsa.

“Kekuatan media sosial telah menggulirkan kerusuhan di beberapa negara, seperti Eropa, Amerika Serikat, Myanmar, dan Thailand,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo ini juga secara tegas menyampaikan bahwa media sosial saat ini sudah menjadi alat untuk merekrut generasi radikal dan teroris, sekaligus sebagai alat propaganda paham radikalisme dan terorisme. (trd/red)

 

Berita Politik & Pemerintahan : Tegas! Begini Pernyataan Panglima TNI Soal Media Sosial, ElangNews.com.