Ganjar
Gubernur Jawa Tengah dalam acara pencanangan Kota Salatiga sebagai Kota Empat Pilar dan Kota Vanili, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (31/3/2021). Foto: jatengprov.go.id

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei elektabilitas calon presiden yang disiarkan secara virtual di Jakarta, Kamis 1 April 2021.

Survei yang dilakukan pada 28 Februari sampai dengan 8 Maret 2021 tersebut menempatkan nama Joko Widodo di posisi teratas dalam simulasi top of mind elektabilitas calon presiden dengan perolehan 15,2 persen.

Sementara, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan, berada di posisi kedua dengan perolehan sebesar 13,4 persen.

masih dipilih oleh 15,2 persen, kemudian Pak Prabowo 13,4 persen. Di urutan ketiga ada Pak Ganjar 6,1 persen, Anies Baswedan 5,4 persen, Sandiaga Uno 3,1 persen,” ujar Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas, Kamis (1/4/2021).

Baca Juga:   Epidemiolog: Jokowi Harus Memberikan Teladan tentang Konsistensi

SMRC kemudian membuat simulasi dengan menghilangkan nama dari daftar calon presiden, menurut Sirojudin, perolehan suara itu akan bergeser kepada Ganjar Pranowo.

“Ternyata perolehan tertingginya, Pak Ganjar di 18,4 persen. Lalu Anies Baswedan 15,2 persen, Ridwan Kamil 13,1 persen, Ibu Risma 12,7, Pak Prabowo 9,2,” pungkasnya.

Baca Juga:   Jokowi: Kabinet Indonesia Maju Dipenuhi Kader HMI

Selain itu, juga menemukan keterkaitan antara responden yang mengaku puas dan tidak puas terhadap kinerja Jokowi pada tingkat elektabilitas calon.

“Ganjar unggul pada pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Sementara yang tidak puas, limpahan suaranya tidak ke Pak Prabowo ternyata, malah ke Pak Anies,” tegas Sirojudin.

Adapun survei SMRC ini melibatkan responden sebanyak 1.064 orang yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. (trd/red)