Presiden Jokowi Larang Mudik Lebaran pada 6 - 17 Mei 2021
. (Foto: Kompas)

Elangnews.com, melarang mudik 2021. Alasannya penyebaran angka masih tinggi. Larangan efektif mulai 6 – 17 Mei 2021.

“Setelah berkonsultasi dengan Presiden maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” kata Menteri Koordinator Pembangunan Manausia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (16/3/2021).

“Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, , BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:   Untuk Rakyat, Jokowi: Saya yang Akan Divaksin Covid-19 Pertama Kali

Dengan demikian, tambah Muhadjir, upaya vaksinasi yang tengah dilakukan bisa menghasil kondisi kesehatan semaksimal mungkin seperti yang diharapkan.

“Aturan penunjang peniadaan mudik akan dituar kementerian/lembaga terkait termasuk Satgas Covid-19,” ujar Muhadjir. “Mengenai cuti Idulfitri tetap ada yakni satu hari tapi bukan untuk mudik.”

Mengenai lalu-lintas barang akan diatur Kementerian Perhubungan. Sementara terkait acara keagamaan selama Rmadan dan Idulfitri akan diatur Kementerian Agama.

Baca Juga:   Jokowi Tinjau Vaksinasi Pelaku Pariwisata, Anies Tengok Vaksinasi Lansia

“Seluruh kementerian dan lembaga akan memberikan komunikasi publik yanag baik mengenai peniadaan mudik ini,” ujarnya.

Larangan mudik, kata Muhadjir akan efektif dimulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021. “Sebelum dan sesudah tanggal itu diimbau kepada masyarakat tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan keluar daerah kecuali mendesak dan perlu,” ujarnya. (Yat/Red)