Moeldoko versus AHY
Isu ‘kudeta’ berujung pada pemberhentian secara tidak hormat kepada tujuh orang anggotanya. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi pada Jumat (26/2). (foto: rar/red)

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Dua hari setelah pidato yang diunggah pada Rabu (24/2), Partai mengambil sikap tegas kepada para terduga aktor Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Jumat, 26 Februari 2021, Partai Demokrat secara resmi mengumumkan kepada publik bahwa , Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya diberhentikan secara tidak hormat dan status keanggotaannya dicabut permanen.

Baca Juga:   Surat AHY Dicuekin Jokowi, Partai Demokrat Angkat Bicara

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra melalui siaran pers.

Herzaky juga menambahkan bahwa satu nama lainnya yang mendapatkan sanksi pemberhentian secara tidak hormat adalah .

Diketahui, Marzuki Alie pernah menduduki posisi Sekretaris Jenderal DPP PD dan mantan Ketua DPR RI periode 2009-2014.

Baca Juga:   Andi Arief Bongkar Niat Moeldoko Kudeta AHY di Sibolangit

Seperti dikutip dari Antara, “Berdasarkan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat, jelas bahwa Marzuki Alie telah melakukan tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan AD/ART PD, Pakta Integritas, dan Kode Etik Partai Demokrat,” ucap Herzaky dalam keterangan persnya. (trd/red)