tito
Menteri Dalam Negeri () Muhammad pada acara Tasyakuran Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49 sekaligus Rapat Kerja Nasional PKK IX di Gedung C Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri, Senin (8/3/2021). Foto: kemendagri.go.id

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Rapat Kerja RI bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian digelar pada Senin, 15 Maret 2021, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

Pada kesempatan itu Tito Karnavian menyampaikan kepada Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR bahwa tetap dilaksanakan pada bulan April dan tidak bisa ditunda.

“Pemilu 2024 tidak bisa ditunda dan harus dilaksanakan,” Tito juga menambahkan, “Kalau Gubernur, Bupati, dan Wali Kota masih bisa pelaksana tugas, sementara Presiden tidak bisa,” tegas Mendagri.

Tito juga memaparkan penilaiannya terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 yang lalu, sudah cukup baik meski ada gejolak dinamika, namun masih bisa dikendalikan.

Baca Juga:   Survei ini Sebut Prabowo Paling Layak Ganti Jokowi

Penjelasan Mendagri tersebut didasarkan pada data indicator tingkat partisipasi pemilih sebesar 81,93 persen atau setara dengan 192,7 juta orang yang menggunakan hak pilihnya.

Meski pun masih ada sejumlah sengketa sebanyak 262 kasus yang terdiri dari satu sengketa Pilpres, 10 kasus sengketa pemilihan DPD RI, dan sebanyak 251 sengketa pemilihan DPR/DPRD namun masih bisa terkendali.

“Situasi kamtibmas dapat dikendalikan, dan tidak terdapat konflik yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” pungkasnya.

Baca Juga:   Secara Resmi Bawaslu Minta Mendagri Tidak Melantik Bupati Terpilih Riwu Kore

Terkait jumlah penyelenggara yang meninggal dunia sepanjang Pemilu 2019, Tito menyebut, “Sebanyak 866 petugas meninggal dunia dan 5.175 petugas yang jatuh sakit.”

“Ini menjadi catatan bagi kita,” ujar Mendagri.

Sedangkan terkait pelaksanaan 2020 yang digelar di 270 daerah dalam situasi Pandemi Covid-19 dan memiliki tingkat partisipasi pemilih sebesar 76,09 persen, Mendagri juga menyampaikan apresiasinya.

“Kita juga melaksanakannya cukup baik, tidak terdapat konflik yang signifikan,” ujar Tito Karnavian. (trd/red)