MKD
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan () RI Aboe Bakar Al Habsy. (Foto: dpr.go.id/Andri/Man)

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menggelar Seminar Nasional bertajuk  ‘Sinergi Penegakan Etika Kelembagaan: Penguatan Kualitas Perilaku Etis dan Kapasitas Penegakan Etika Pejabat Publik Melalui Peran Partai Politik’ di Jakarta, Senin (22/3/2021).

Ketua MKD DPR RI Aboe Bakar Al Habsy menjelaskan tujuan seminar tersebut sebagai wujud komitmen MKD menegakkan etika dan membangun sinergi dengan partai politik.

“Prinsipnya seminar ini wujud komitmen MKD untuk menegakkan etika di lembaga legislatif. Kegiatan ini juga untuk menjaga martabat dan keluhuran anggota DPR,” tegas legislator asal Kalimantan Selatan itu.

Baca Juga:   Azis Syamsuddin: Galakkan Deradikalisasi di Lingkungan Pendidikan

Aboe Bakar juga menambahkan, “Seminar ini merupakan upaya MKD untuk mendapatkan sinergi kelembagaan, karena tugas MKD sangat berat, tidak bisa bekerja sendiri. Harus bersinergi dengan berbagai stakeholder partai.”

Habib, begitu ia akrab disapa, ingin agar parpol juga bersinergi dengan MKD, mencegah terjadinya pelanggaran etika. Apalagi, hampir di setiap partai ada mahkamah atau dewan kehormatannya juga. Jadi, bila ada dilema menyangkut pelanggaran etika anggota DPR yang juga anggota Parpol bisa diatasi bersama.

Baca Juga:   KPU Usul Pelaksanaan Pemilu 2024 Digelar Februari-Maret, Pilkada Serentak November

“Di sinilah kami sinergi dengan partai politik untuk menjalankan tugas,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Saat ini, katanya, sudah banyak pengaduan yang masuk ke MKD dan akan duputuskan dengan mengacu ketentuan perundang-undangan.

“MKD sekarang bersifat aktif, tidak hanya menunggu laporan atau pengaduan. Tapi kita melakukan upaya preventif agar tidak terjadi pelanggaran etika,” pungkas Anggota tersebut. (trd/red)