satgas
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Prof. . (Foto: covid19.go.id)

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Masa Pandemi Covid-19.

SE Nomor 12 Tahun 2021 itu menggantikan aturan sebelumnya, yakni SE Nomor 7 Tahun 2021.

Dalam Surat Edaran yang baru tersebut, menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, ada sejumlah perubahan dalam aturan terbaru mengenai pelaku perjalanan di dalam negeri.

“Masyarakat perlu mengetahui bahwa terdapat beberapa perubahan dalam SE Satgas Nomor 12. Pertama, yakni perubahan masa berlaku hasil negatif tes swab PCR pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Bali,” jelas Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/3/2021).

Baca Juga:   Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo Sembuh dari Covid-19

Wiku menambahkan, “Semula masa berlaku adalah 3×24 jam, kini menjadi 2×24 jam.”

Kemudian Wiku menjelaskan perubahan kedua, yakni adanya penambahan pilihan prasyarat perjalanan dengan menggunakan hasil negatif tes GeNose 19 di tempat keberangkatan.

Hal itu meliputi, bandara, pelabuhan, stasiun kereta api, terminal maupun rest area yang menyediakan metode tes itu. Masa berlaku adalah untuk satu kali perjalanan.

Baca Juga:   Doni Monardo: Saya Ulangi, Dilarang Mudik Lebaran!

“Ini termasuk untuk tahapan transit moda transportasi udara,” ujar Wiku.

Selanjutnya, perubahan ketiga tentang adanya aturan khusus penyeberangan laut menjadi wajib menunjukkan hasil negatif rapid antigen atau GeNose.

Perubahan yang ada ini, jelas Wiku, telah melalui proses pengambilan keputusan antar kementerian dan lembaga.

“Jadi yang tahu benar teknis operasional di lapangan,” lanjutnya.

Kami imbau kepada seluruh masyarakat dapat menyukseskan program pemerintah dalam menghidupkan kembali produktivitas yang memperhatikan aspek kesehatan dan aman dari Covid-19,” tambah Wiku. (trd/red)