Azis
Wakil Ketua RI Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam). Foto: dpr.go.id

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Menanggapi peristiwa aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Kota Makassar, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin berharap semua pihak tetap berpikir jernih dan mampu mendinginkan situasi dan kondisi.

“Pekerjaan rumah besar kita  ada di depan mata. dinilai sangat perlu digalakkan kembali di lingkungan pendidikan, termasuk lembaga dakwah Islam di seluruh pelosok Nsusantara,” jelas Azis dalam keterangannya, Selasa (30/3/2021).

Lebih lanjut, Azis sebagai Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) mengatakan, aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar memunculkan kekhawatiran bahwa bibit radikalisasi masih terus tumbuh di tanah air.

Baca Juga:   Dede Yusuf Kunjungi Danau Toba, Pemerintah Siap Kucurkan Dana Rp 2 Triliun

“Tentu saja peran lembaga pendidikan termasuk lembaga dakwah di daerah-daerah harus lebih difokuskan. Tentu saja parameternya adalah kualitas mutu pendidikan yang harus kita tingkatkan,” terang Azis.

Politisi Partai Golkar ini juga mengapresiasi langkah cepat dan terukur dari Tim Densus 88 yang berhasil mengembangkan kasus dengan menangkap tujuh terduga teroris di tempat terpisah.

Diketahui, pengembangan pertama di Jalan Cikarang-Cibarusah, Kampung Kandang, RT 007/04, Desa Sukasari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pukul 09.30 WIB, Senin (29/3/2021).

Baca Juga:   KPK Hentikan Kasus BLBI, Waketum PRIMA: Jokowi dan DPR Harus Tanggung Jawab

Selanjutnya pada pukul 11.00 WIB pihak kepolisian juga berhasil mengamankan lokasi penggerebekan dua terduga teroris yang berada di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur.

Terakhir, empat orang terduga teroris diamankan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Jika terduga teroris ini berhubungan dengan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, kami meminta pendalaman. Sampaikan secara jernih kepada publik, kronologi dan kaitannya, agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi dan data,” pungkas Azis. (trd/red)