Andi Arief Bongkar Niat Moeldoko Kudeta AHY di Sibolangit
Logo . (Sumber: Instagram )

Elangnews.com, Jakarta – Rencana mengkudeta Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai semakin gencar. Saat ini hingga akhir pekan nanti, kelompok Gerakan Pengambilalihan Kekuasaan Partai Demokrat (GPK-PD) sedang mengadakan kongres luar biasa () di Hotel The Hill di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.

Hal ini terbongkar dari kicauan Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat di twitter. Andi mengungkapkan terlibat dalam upaya kudeta AHY lewat kudeta. “Ini bukan desas desus, Pak Muldoko dan sebagian kader akan melakukan kudeta. Temuan tim kami terjadi di Hotel The Hill di Sibolangit Kab Deli Serdang,” tulis Andi, (4/3).

Andi mengklaim melakukan investigasi di lokasi KLB. Timnya sampai meminta informasi ke pihak hotel dan memastikan pelaksanaan kegiatan Partai Demokrat di sana. “Tetapi receptionist menjawab kegiatan Demokrat tidak ada akan tetapi yang Ada Kegiatan GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) yang dilaksanakan Selama 3 hari Kamis, Jumat & Sabtu,” ujarnya.

Baca Juga:   AHY Turun ke Jalan, Mereka Bakal Menyerbu Kantor Yasonna Laoly

Meski demikian, Andi tetap meminta para tamu yang ada di kegiatan tersebut. Ternyata, acara KLB dikamuflase seolah-olah kegiatan GAMKI. “Setelah kami cek meminta siapa yang datang tamu-tamu dari luar kota maka ditemukan sejumlah nama-nama seperti, Jhoni Allen, Nazarudin, Marzuki Ali, Moldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max.Sopochua dan lain-lain,” katanya.

Andi Arief Bongkar Niat Moeldoko Kudeta AHY di Sibolangit
Peserta kongres luar biasa (KLB) di Hotel The Hill di Sibolangit. (Sumber: Akun Twitter Andi Arief)

Dari informasi yang diperoleh Andi, akan check in di hotel hari Jumat. “Pada jam 24.00 WIB ditemukan di lapangan ajudan Jhony Allen yaitu Roy Simanjuntak dan Ketua GAMKI Sumut Landen Marbun lagi meninjau Hall kegiatan acara,” ujarnya.

Baca Juga:   Tiga Fakta Dibalik Keputusan Pemerintah Tolak Kepengurusan Demokrat Moeldoko

Andi menegaskan bahwa Moeldoko akan menggunakan segala cara apapun untuk melaksanakan KLB. “Seperti yang pernah kami sampaikan Pak Moeldoko akan menggunakan cara gila-gilaan yang penting ada KLB tanpa izin majelis tinggi dan mengikutsertakan peserta ilegal,” tambahnya.

Andi berharap Presiden Joko Widodo tidak ikut cawe-cawe dalam KLB Partai Demokrat. “Mudah-mudahan Pak Jokowi dan Pak Mensesneg tidak tahu soal keberangkatan Pak Moeldoko ke Sumatera Utara dalam rangka mengambil alih kepemimpinan AHY di Partai Demokrat. Demikian juga Pak Prof @mohmahfudmd dan Pak Kapolri,” tutupnya.
(tup/red)