Jokowi Berharap Angka Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Bisa Turun
berharap angka persebaran kasus covid-19 di jawa timur bisa segera turun sebelum hari raya idul fitri.

ElangNews.com – Penyebaran pandemi virus corona di Indonesia masih terhitung tinggi hingga Selasa (12/5) siang. Total kasus yang dikonfirmasi di Indonesia mencapai 14.265, sejumlah 2881 orang dinyatakan sembuh dan 991 orang meninggal, berdasarkan update dari Google per 12 Mei 2020 selasa siang.

Dikutip dari Merdeka.com (12/5), Presiden Jokowi menyebut bahwa 70% dari kasus virus corona yang terjadi di Indonesia berada di wilayah . Selain itu, angka kematian tertinggi di Indonesia akibat virus corona juga terjadi di .

“Berdasarkan data dari gugus tugas, 70% kasus positif itu ada di pulau Jawa, demikian pula dengan angka kematian tertinggi, 82% diantaranya ada di Jawa.” ungkap presiden Jokowi melalui video conference saat memimpin rapat kabinet pada Selasa (12/5).

  Boy Rafli Amar Telah Resmi Menjabat Sebagai Kepala BNPT

Tingginya angka kasus virus covid-19 di pulau jawa membuat presiden Jokowi berharap agar tim Gugus Tugas Covid-19 bisa bekerja secara efektif untuk memutus mata rantai persebaran virus corona di pulau Jawa. Selain itu, presiden Jokowi juga berharap agar angka persebaran kasus covid-19 di pulau jawa bisa segera turun dalam waktu dua minggu kedepan.

“Terutama dalam waktu dua minggu kedepan ini. Kesempatan kita mungkin sampai waktu Lebaran, harus betul-betul kita maksimalkan.” ungkap presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun berharap agar kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah diterapkan tidak terjebak pada batasan administrasi pemerintah. Jokowi berharap agar setiap daerah bisa saling terhubung agar manajemen antar daerah bisa menjadi terpadu.

  Boy Rafli Amar Telah Resmi Menjabat Sebagai Kepala BNPT

“Manajemen pengendalian PSBB juga saya harapkan agar tidak terjebak pada batas-batas administrasi pemerintahan.”

“Seperti di Jabodetabek ini sudah saling kait mengait sehingga pengaturan mobilitas sosial di masyarakat bisa menjadi terpadu dan lebih baik.” ujar presiden Jokowi.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, Provinsi DKI Jakarta telah mengalami jumlah penambahan 86 kasus terbaru, sehingga total sudah ada 5.276 kasus di DKI Jakarta. Sementara itu, angka penyebaran tertinggi virus corona juga terjadi di beberapa provinsi di Jawa Timur. Rinciannya, 1.563 kasus di Jawa Timur, 1.493 kasus di Jawa Barat dan 980 Kasus di Jawa Tengah.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here