Taipan Tan Kian Bantah Terlibat Cuci Uang Bentjok di Asabri
Terpidana kasus Jiwasraya dan tersangka kasus Asabri, Benny Tjokrosaputro. (sumber: RRI)

Elangnews.com, Jakarta – Pengusaha Tan Kian disebut-sebut terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asabri. Penyidik Kejaksaan Agung menduga ada transfer dana dari tersangka Benny Tjokrosaputro ke Tan Kian.

Gerah dengan pemberitaan yang menyudutkan itu, taipan properti tersebut membantah terkait dengan cuci uang Bentjok. “Tan Kian tidak pernah melakukan transaksi apapun dengan Jiwasraya maupun ASABRI,” kata Kuasa Hukum Tan Kian, Andi Simangunsong, (16/02).

Menurut Andi, di kasus Jiwasaraya, Tan Kian telah diperiksa sebagai saksi. “Hasilnya, Kejaksaan Agung dan Pengadilan menganggap transaksi yang dilakukan Tan Kian adalah transaksi bisnis yang sah dan wajar,” katanya.

Andi menerangkan, tidak ada satu pun transaksi antara Benny Tjokro dan Tan Kian yang belum diperiksa oleh Kejaksaan Agung dan Pengadilan. Dari hasil pemeriksaan, Tan Kian tidak terlibat dengan korupsi Bentjok.

Baca:  Bentjok dan Heru Hidayat kembali menjadi Tersangka di Kasus Asabri

“Penyidikan Asabri, adalah penyidikan baru dan berbeda dengan penyidikan Jiwasraya, namun dalam kaitan dengan Tan Kian, tidak ada hal yang baru dan tidak ada hal yang berbeda, karena semua transaksi antara Benny Tjokro dan Tan Kian, baik diduga terkait Jiwasraya ataupun tidak, telah diperiksa secara menyeluruh oleh Kejaksaan Agung dan Pengadilan, dan Tan Kian telah dinyatakan tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana yang ada,” katanya.

Terkait proyek yang berkaitan dengan Bentjok, Andi mengatakan, ada 2 proyek properti. Pertama, pihak terkait Benny Tjokro yakni PT Duta Regency Karunia, menyediakan lahan. Pihak Tan Kian selaku direktur utama PT Metropolitan Kuningan Property bertugas membangun dan memasarkan apartemen di atas lahan  tersebut.

Harga lahan tersebut telah dibayar lunas oleh KSO DRK-MKP, yaitu Kerjasama Operasi Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Property, kepada PT Duta Regency Karunia melalui hasil penjualan properti dimaksud.

Baca:  Bentjok dan Heru Hidayat kembali menjadi Tersangka di Kasus Asabri

Proyek kedua, pihak Tan Kian bersama investor menggelontorkan uang ratusan milyar untuk membeli tanah di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang yang dulunya sejak tahun 1994 telah mulai dibebaskan oleh ayah Bentjok. Tanah tersebut dibeli guna membangun proyek perumahan.

Andi menjelaskan, dalam kedua proyek tersebut, lahan yang disediakan Bentjok, telah seluruhnya dibayar lunas oleh KSO ataupun oleh pihak Tan Kian. “Hal tersebut telah terang benderang dalam pemeriksaan Kejaksaan Agung dan Pengadilan,” ujarnya.

Menurut Andi, Kejagung akan profesional di dalam menangani kasus Asabri. “Tidak akan mengorbankan pengusaha yang melakukan transaksi bisnis sah dan wajar yang telah diperiksa bahkan sampai tingkat Pengadilan Negeri,” katanya.
(tup/red)

Berita Nasional & Peristiwa : Taipan Tan Kian Bantah Terlibat Cuci Uang Bentjok di Asabri, ElangNews.com.