Syahganda Nainggolan Bacakan Pledoi Disaksikan Jenderal Gatot
Presidium Jenderal (Pur) dan aktivis Andrianto. (Foto: Humanika)

Elangnews, Jakarta – Aktivis yanag juga anggota Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) membacakan pledoi bertajuk “Demokrasi Harus Dipertahankan” di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Kamis (8/4/2021).

Dalam persidangan kali ini, selain dihadiri sejumlah kalangan aktivis juga hadir para inisiator dan juga Presidium KAMI seperti Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo dan Prof. Rochmat Wahab serta deklarator Andrianato.

Gatot dalam pernyataannya mengigatkan majelis hakim untuk tidak main-main dengan keputusannya. “Siapapun yang mempengaruhi keputusan yang Mulia Hakim berarti keputusan itu berdasarkan pesanan atau pengaruh dari luar,” ujar Gatot.

Baca Juga:   Menperin Kunjungi Jepang Promosikan UU Omnibus Law

“Berdasarkan pemikiran saya bahwa Yang Mulia Hakim menganggap orang mempengaruhi terhadap Tuhan atau tidak percaya pada Tuhan,” tambahnya.

Dalam bagian pledoinya, Syahganda meyakini cuitan Twitter-nya yang dijadikan alat penghukuman adalah ancaman terhadap demokrasi. “Apalagi UU NO 1/1946 belum ada era digital seperti Twitter,” ujarnya.

Andrianto seusai persidangan menyatakan tuntutan jaksa enam tahun penjara kepada Syahganda tidak logis dan tidak sesuai dengan fakta hukum. “Semoga majelis hakim meberikan keadilan,” ujarnya.

Menurut Andrianto, Jenderal gatot datang untuk memberikan dukungan moral kepada Syahganda yang dijerat rezim terkait penolakan Cipta Kerja. Syahganda bersama aktivis lainnya, serta Anton Permana sudah enam bulan di Rutan Bareskrim Mabes Polri.

Baca Juga:   RPP Jalan Tol Digodok, Ombudsman: Harus Sesuai Prinsip Pelayanan Publik

“Kami sangat menyesalkan bila negara kembali ke otoriter. Seharusnya rezim mawas diri dengan indeks demokrasi yang makin turun,” kata Andrianto yang juga pernah masuk penjara zaman Orba.

“Padahal berulangkali bilang menerima kritik. Jika hukum masih tersisa maka Syahganda harus dibebaskan,” pinta Andrianto. (Yat/Red)