Susi
, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan kembali ramai diperbincangkan di twitter. (Foto: RAR/redaksi)

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Lama tidak terdengar namanya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kembali ramai menjadi perbincangan di jagat twitter. Kali ini bukan soal kebijakan ekspor benih benur yang menyeret nama sebagai tersangka di KPK.

Cerita dimulai saat Bidang Komunikasi dan Media Massa, , mengunggah cuitan pada hari Kamis, pukul 07.25 pagi hari (4/2/21).

Guru Besar Ilmu Komunikasi ini menulis, “Ada tokoh yg gak tamat, tapi jabatannya melambung, dan perusahannya untung. Kemarin jabatannya diganti orang yg kebijakannya gak nyambung, tambah perusahaan miliknya lg buntung. Logislah lalu bermanuver politik, siapa tahu2022/2024 kembali beruntung.”

Baca Juga:   Unggahan Twitter Jokowi, Dibalas dengan Video Penembakan Junta Militer Myanmar
Akun twitter Henri
Sumber: Akun pribadi Prof. Henry @henrysubiakto

Memang tidak jelaskan apa sebenarnya manuver politik Susi seperti yang dimaksud Henry dalam cuitannya tersebut. Meski sebagian besar penduduk jagat twitter memahami konstelasi politik tahun 2022 dan 2024 yang akan datang.

Setelah menuai banyak retweet, tepat pukul 15.00 Susi Pudjiastuti membalas cuitan Profesor Henry.

Nada cuitan Susi belum segalak saat dia menenggelamkan kapal-kapal asing pencuri ikan. Susi hanya menulis, “Selamat sore Pak Henry Subiakto, saya Susi Pudjiastuti…Salam kenal.”

susi
Sumber: Akun pribadi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan @susipudjiastuti

Dalam rentang waktu 8 jam, sebelum Susi membalas cuitan Prof. Henry banyak bermunculan akun-akun “aneh” yang menyerang Susi.

Hal tersebut memantik komentar dari budayawan Sudjiwo Tedjo. Dia beranggapan bahwa akun-akun penyerang tersebut sebagai sebagai penumpang gelap dengan tujuan memberi kesan negatif bahwa istana anti-kritik.

Baca Juga:   Cak Nun Dorong Dialog Empat Mata Jokowi-Habib Rizieq FPI

Seperti sudah kita ketahui bahwa selalu ada kelompok-kelompok yang mengambil keuntungan tertentu ditengah-tengah perdebatan. Memancing di air keruh. Sehingga, Sudjiwo Tedjo menulis sebuah kalimat saran, “Kepolisian & Kominfo baiknya menindak akun2 yg merugikan istana ini.”

Sudjiwo
Sumber: Akun pribadi budayawan Sudjiwo Tedjo @sudjiwotedjo

Sudjiwo Tedjo, budayawan yang kerap tampil nyentrik, mencurigai bahwa jika akun-akun ber-angka tersebut benar-benar dari Istana, pasti menyerang pikiran/sikap Susi, bukan fisik/pribadinya.

tedjo
Sumber: Akun pribadi budayawan Sudjiwo Tedjo @sudjiwotedjo

Begitulah alasan Sudjiwo Tedjo saat memberikan respons atas kegaduhan jagat twitter sejak pagi hingga malam tadi. (trd/red)