Sinarmas Dipolisikan, Hotman Paris: Andri Cahyadi Sudah Tahu Sahamnya Berkurang
. (Sumber: Instagram/hotmanparisofficial)

Elangnews.com, Jakarta – Pengacara kondang, Hutapea kembali beraksi menangani perusahaan . Sebelumnya, Hotman menangani PT Asset Management yang terseret dugaan korupsi di PT Asuransi .

Kali ini, Hotman akan membela Komisaris Utama sekaligus pemilik PT Sinarmas Grup Indra Widjaya. Menurut Hotman, tuduhan Pemilik PT Exploitasi Energy Indonesia Tbk () (46 tahun) atas kliennya, tidak benar.

“Dimana orang yang bernama Andri Cahyadi, mengaku membuat laporan polisi dengan tuduhan, seolah Indra Widjaya melakukan penipuan, pemalsuan, dan TPPU dengan dalil perusahaan andri mengaku kenapa saham dia yang semula 53% tahun 2015, menjadi 9% di CNKO,” kata Hotman seperti dikutip dari akun instagramnya, (18/3).

Menurut Hotman, Indra Widjaya tidak ada kaitannya dengan berkurangnya saham Andri di CNKO. ”Justru Fakta hukum sebenarnya, perusahaaan Andri Cahyadi, mengagunkan saham-saham tersebut ke perusahaan asing untuk menjamin pelunasan utang,” ujarnya.

Baca Juga:   Taipan Tan Kian Bantah Terlibat Cuci Uang Bentjok di Asabri

Skema agunan tersebut yaitu dengan crossing saham. Karena utang tidak kunjung dilunasi, maka perusahaan asing tersebut mengeksekusi agunan saham tadi. “Dengan mengalihkan kepemilikannya ke pihak lain,” katanya.

Dampaknya, saham dari perusahaan Andri Cahyadi berkurang. “Karena sudah dipakai kreditur untuk melunasi utang. Dan kreditur itu bukan Indra Widjaja dan juga bukan Bank Sinarmas,” katanya.

Hotman juga menegaskan bahwa Andri mengetahui kalau saham miliknya berkurang. “Anehnya lagi dalam beberapa RUPS dari PT EEI, ternyata Andri Cahyadi hadir dalam RUPS, antara lain RUPS tanggal 11 Juni 2018, dimana dalam RUPS itu, saham Andri Cahyadi sudah berkurang banyak,” pungkasnya.

Menurut Hotman, janggal ketika tahu sahamnya berkurang di RUPS 2018, tetapi baru melapor ke pihak kepolisian di 2021. ”Kenapa di 2021 baru diajukan laporan polisi,” katanya.

Baca Juga:   Disuntik Vaksin Covid 19, Hotman Paris: Saya Berbulan Bulan Menunggu

Hotman menegaskan, akan menempuh jalur hukum atas tuduhan yang disampaikan Andri Cahyadi. “Dia hadir di RUPS dan Dia tahu sahamnya berkurang. Dan tidak ada laporan ke polisi. Indra Widjaja akan menempuh jalur hukum untuk menjaga nama baiknya,” katanya.

Sebelumnya, Andri melaporkan Indra Widjaya dan mantan Dirut PT Sinarmas Sekuritas, Kokanjadi Chandra ke Bareskrim Polri, 10 Maret lalu. Andi mempolisikan anak pendiri Sinarmas Group, Eka Tjipta Widjaja itu atas dugaan penipuan, penggelapan, pemalsuan surat hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kedua terlapor diduga telah merugikan CNKO dan Andri Cahyadi. Andri mengatakan, bukannya untung, kerja sama dengan Sinarmas, malah membuat perusahaannya CNKO menanggung utang hingga Rp4 triliun. “Kalau ditotal dengan keuntungan suplai batu bara dan perhitungan lain, kerugian saya mencapai Rp 15,3 triliun,” katanya.
(syah/red)