Sebelum Liburan Panjang, Baca Aturan Prokes Terbaru Ini
Ilustrasi protokol kesehatan

Elangnews.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan menerbitkan enam Surat Edaran sebagai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Perjalanan Orang untuk moda transportasi dalam negeri dan internasional. Aturan tersebut berisi perpanjangan penerapan prokes perjalanan dalam negeri dan internasional, yang berlaku mulai  9 Februari 2021.

Keenam SE Kemenhub itu adalah SE No.17 Tahun 2021 untuk transportasi darat, SE No.18 Tahun 2021 untuk transportasi laut dalam negeri dan SE No. 19 Tahun 2021 untuk transportasi udara dalam negeri. Lalu ada SE No. 20 Tahun 2021 untuk transportasi kereta api, SE No. 21 Tahun 2021 untuk transportasi udara internasional dan SE No.22 untuk transportasi laut luar negeri.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan aturan-aturan tersebut merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 yang sudah diterbitkan sebelumnya. Tujuannya untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Melakukan pengetatan syarat perjalanan khususnya di saat libur panjang dan libur keagamaan. Adapun ketentuan lainnya pada prinsipnya masih sama dengan SE sebelumnya,” kata Adita, (10/02).

Baca:  Melanggar Protokol Kesehatan, Pemuda di Serpong disanksi push-up

Adita berharap para penumpang yang melakukan perjalanan, agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Baik di sarana maupun prasarana transportasi umum. Petugas akan meningkatkan pengawasan untuk memastikan semua ketentuan dalam SE Kemenhub dapat dilaksanakan dengan baik,” terangnya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan  dua Surat Edaran protokol kesehatan perjalanan orang di 9 Februari 2021. SE No. 7 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19 dan SE No. 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Pandemi Covid-19.

Dalam SE Satgas tersebut, terdapat ketentuan baru terkait masa berlaku test RT-PCR/rapid test antigen/GeNose test selama libur panjang atau libur keagamaan. Khusus untuk pelaku perjalanan jarak jauh yang menggunakan transportasi darat dan kereta api yang melakukan perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, masa berlaku semua test tersebut adalah 1×24 jam. Sedangkan moda transportasi lain tetap berlaku seperti sebelumnya.

Baca:  Terapkan Protokol Kesehatan, Pra Musrenbang 2021 Tingkat Kelurahan Pondok Kelapa Tetap Dilaksanakan

Ketentuan yang perlu diperhatikan dalam SE Kemenhub ini antara lain,

  1. Khusus selama libur panjang atau libur keagamaan untuk pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta Pulau Jawa (antar Provinsi/Kabupaten/Kota) serta perjalanan ke daerah lainnya dengan moda transportasi darat dan pelaku perjalanan dengan Kereta Api Antar Kota telah melakukan test RT PCR/rapid test antigen/GeNose test yang diambil dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan.
  2. Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi umum darat dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar Provinsi/Kabupaten/Kota) serta perjalanan ke daerah lainnya dilakukan test acak (random check) rapid test antigen/GeNose test bila diperlukan oleh Satgas Covid-19 di daerah.
  3. Pelaksanaan SE Kemenhub ini dievaluasi setiap dua minggu sekali atau menyesuaikan dengan kondisi dan dinamika yang terjadi di lapangan.
    (tup/red)

Berita Nasional & Peristiwa : Sebelum Liburan Panjang, Baca Aturan Prokes Terbaru Ini, ElangNews.com.