AZWAR – Saya merasa ada yang salah dengan Demokrasi kita sekarang ini. Begitu mudahnya “memproses hukum” kebebasan berpendapat rakyat Indonesia.

Saya mengikuti Kasus Pelaporan masalah ini. Kalau tidak salah, Ustadz Maher mengunggah Gambar Habib Lutfhi untuk membalas cuitan yang dianggap merendahkan Ustadz Maher bersorban.

Kronologisnya, seseorang mengunggah foto Ustadz Maher bersorban dengan cuitan :
Tambah cantik pakai Jilbab ya lo Maher“.

Baca:  Banser Siap Dikirim ke Papua, Hidayat: Semoga Berhasil Jaga NKRI

Ustadz Maher yang tahu orang tersebut mengidolakan Habib Lutfhi membalas dengan mengunggah foto Habib Lutfhi yang juga bersorban dengan kata-kata :

Iya tambah cantik pakai Jilbab. Kayak kyainya Banser ini ya“.

Saya rasa Ustadz Maher memang salah. Melibatkan orang lain (dalam hal ini Habib Luthfi) “di twit war-nya”. Tapi kalau dianggap sebuah penghinaan juga menurut saya salah. Ustadz Maher hanya melakukan pembelaan dengan membalikkan kata-kata orang yang menghina dia. Artinya kalau masalah ini dianggap sebuah kasus hukum (Penghinaan), maka orang yang menghina Ustadz Maher duluan harus ditangkap Polisi. Ini logika hukum dan keadilan yang saya pahami.

Baca:  Ustadz Maher At-Thuwailibi Meninggal Dunia, Ini Ucapan Belasungkawa Nikita Mirzani

Follow Azwar

Berita Nasional & Peristiwa : Sebab Twitwar Ini Ustadz Maher pun Ditangkap, ElangNews.com.