Sandiaga Uno Temui Prabowo, Netizen Malah Usil
Menparekraf menemui Menhan membawas isu . (Foto: Instagram)

Elangnews.com, Jakarta – Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (Sandi) secara khusus menemui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ternyata, Prabowo sangat memperhatikan dunia pariwisata.

“Bertemu dengan Pak Prabowo untuk membahas beberapa hal dan saya cukup terkejut bahwa ia menaruh banyak perhatian pada sektor pariwisata,” kata Sandi dalam akun pribadinya, Senin (8/3/20210).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengusulkan pariwisata berbasis olahraga terutama yang berkaitan dengan olahraga berkuda seperti equestrian dan polo. Ia berharap event olahraga ini bisa diintegrasikan dengan event-event yang akan digelar di destinasi pariwisata super prioritas.

“Ia juga memberi masukan bahwa pariwisata ke depan harus berbasis kualitas, berkelanjutan dan berbasis budaya. Ini sejalan dengan apa yang sedang kita lakukan,” ujar Sandi.

Baca Juga:   Sandi Tegaskan Danau Toba Jangan Kalah dengan Bali

Prabowo juga, sambung Sandi, berharap Indonesia memiliki transportasi listrik di setiap destinasi pariwisata unggulan untuk mengurangi polusi dan mewujudkan pariwisata yang mengedepankan kelestarian lingkungan.

“Saya juga memberikan update terkait pembangunan di destinasi super prioritas, Travel Corridor Arrangement dan juga Desa yang menjadi program unggulan dari yang dipastikan akan membuka banyak peluang usaha dan lapangan kerja,” tutup Sandi.

Yang dibahas Sandi dan Prabowo masalah serius dan terkait persoalan lapangan kerja. Tetapi netizen mengomentarinya sangat sinis dan banyak di luar konteks.

Baca Juga:   Prabowo Serahkan Pesawat Buatan Anak Bangsa ke Prajurit AU Senegal

“Tolong bahas tentang penahanan ulama yang kemarin mendukung Bapak pas pemilu kemarin Pak,” komentar seorang netizen.

“Ternyata capek-capek teriak-teriak pas kampanye cuma buat jadi pasangan menteri,” komentar yang lain.

Tetapi ada juga yang menanggapi positif. “Setuju Pak Menteri… Sport Tourism terutama Equestrian sport, sangat menarik dikembangkan di dunia pariwisata. Apalagi Indonesia memiliki ras kuda asli Indonesia yang bisa dikembangkan menjadi lebih maju lagi,” ujarnya.

Tetapi tetap saya yang usil lebih banyak. “Pasti mereka saling ngobrol…akhirnya kita sama sama nyebong ya,” komentarnya sinis. (Yat/Red)