Sandi Mulai Bersih-Bersih Toilet, Jadi Ingat Perintah Luhut
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mencanangkan gerakan Kick Off Revitalisasi Toilet di Pantai Kuta, Bali. (Foto: Instagram)

Elangnews.com, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memulai gerakan revitalisasi toilet dengan gerakan bernama Kick Off Revitalisasi Toilet. Gerakan dimulai dari Pantai Kuta, Bali dan serentak dilakukan di lima destinasi pariwisata super prioritas, Kamis (18/3/2021).

“Revitalisasi toilet di destinasi-destinasi pariwisata ini adalah komitmen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam membangkitkan sektor pariwisata, dan merupakan hasil kerja kolosal dari seluruh pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, institusi pendidikan hingga teman-teman media,” kata Sandi.

Menurut Sandi, toilet nyatanya adalah simbol pelayanan bahkan penanda peradaban modern. Tanpa toilet yang bersih dan berfungsi baik maka runtuh persepsi kepuasan pelayanan.

“Demikian juga dalam konteks pariwisata. Toilet yang berkualitas, akan diingat sebagai kesan sepanjang perjalanan,” ujarnya.

Tujuan dari program revitalisasi toliet, sambung Sandi, adalah untuk meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan masyarakat di bidang pariwisata serta menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kemenparekraf sendiri telah melakukan beberapa kebijakan dan program yang dimaksudkan untuk menciptakan destinasi yang lebih baik dalam hal kebersihan, lingkungan, hingga sanitasi,” ujarnya.

Sandi menceritakan, sekitar bulan Desember-Januari, media sosial banyak dibanjiri video-video tentang bagaimana toilet dan juga sampah yang ada di Pantai Kuta.

“Tapi hari ini, kita bisa lihat sendiri, bukan sulap, bukan sihir. Hasil kerja kolosal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, asosiasi, dan dunia usaha menghadirkan toilet dan pantai yang bersih,” ujarnya.

Semua pihak, kata Sandi, berkolaborasi mewujudkan pariwisata yang bukan hanya sekadar prioritas tetapi juga berkualitas dengan mengedepankan aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak bersama membangkitan pariwisata demi terciptanya kembali peluang usaha dan lapangan kerja,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat berpesan kepada Sandi soal buruknya kualitas toilet di Indonesia saat rapat virtual awal Februari 2021. Luhut meminta Sandi memperbaiki semua toilet di tempat pariwisata. Soal kecil tetapi sangat berpengaruh terhadap pariwisata terutama di lima destinasi super prioritas. (Yat/Red)