Pesta Suap Pajak Tiga Perusahaan Capai Rp 50 Miliar
Ilustrasi definisi . (Sumber: Diten Pajak)

Elangnews.com, Jakarta – Kasus dugaan pajak yang melibatkan pejabat di Direktorat Pajak Kementerian Keuangan Indonesia dengan perusahaan partikelir bisa pecah menjadi terbesar dalam 10 tahun terakhir.

Dari catatan majalah , Komisi Pemberantasan Korupsi () sampai saat ini tengah menangani kasus pajak yang melibatkan 165 perusahaan. Dari tiga perusahaan yang sudah ditangani KPK, duit suap yang sudah masuk ke pejabat mencapai Rp 50 miliar.

“Salah satu perusahaan milik pengusaha batu bara Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam,” tulis Tempo dalam edisi terbarunya.

Baca Juga:   Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor PT Gunung Madu Plantation

Sementara pejabat Ditjen Pajak yang terlibat di antaranya disebutkan bernama Angin Prayitno Aji (APA). Dia disebut-sebut sudah menerima suap puluhan miliar.

Dicekal Imigrasi

Selain Angin, Ditjen Imigrasi dilaporkan sudah mencekal lima orang lainnya termasuk anak buah Angin bernama Dadan Ramdani (DR) yang pernah menjabat Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Bila membahas skandal pajak di Ditjen Pajak, ingatan publik selalu tertuju pada kasus suap fenomenal kepada pagawai rendahan . Kendati jabatannya bukan sebagai penentu, tetapi pria kelahiran Jakarta 9 Mei 1979 menjadi sosok yang terkenal pada 2010 dan 2011.

Baca Juga:   Catat! Batas Lapor SPT sampai 31 Maret 2021

Gayus yang terlibat dalam penggelapan pajak dan pencucian uang senilai Rp 25 miliar divonis selama 29 tahun. Karena kerap bebas berkeliaran di luar penjara, Gayus beberapa kali pindah penjara. Bukan penjara sembarangan. Mulai dari LP Sukamiskin di Bandung, LP Cipinang di Jakarta Timur dan LP Gunung Sindur di Kabupaten Bogor. (Yat/Red)