Menyesuaikan Gapeka, Ini Jadwal Layanan KRL yang Baru
Logo PT.KCI

Elangnews.com, Jakarta – Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2021 resmi berlaku per 10 Februari 2021. PT Kereta Commuter Indonesia, yang mengelola rute kereta rel listrik (KRL) atau kereta api commuter, pun ikut menyesuaikan jadwal KRL.

KCI telah membuat sekat antrean di sejumlah stasiun. Diharapkan penyekatan ini bisa menjaga jumlah pengguna di dalam KRL tidak melebihi 74 orang tiap kereta. Dengan begitu, para penumpang bisa menjaga jarak aman.

Untuk jam operasional KRL, KCI tetap menetapkan jadwal KRL dari pukul 04:00 WIB sampai 22:00 WIB. Saat ini KCI menambah 20 perjalanan menjadi 984 perjalanan. Angka ini meningkat dari jumlah perjalanan di Gapeka 2019 yaitu sebanyak 964 perjalanan.

Sementara Jadwal terbaru KRL Commuter Line, KRL Yogyakarta – Solo PP, dan KA Prambanan Ekspres dapat diakses melalui website www.krl.co.id. Jadwal perjalanan, posisi real time, dan informasi kepadatan stasiun juga dapat dilihat pada aplikasi KRL Access di platform Android maupun iOS.

Pihak KCI menghimbau agar para penumpang merencanakan perjalanannya dengan bijak pada pemberlakuan jadwal terbaru ini. Sebelum berangkat, gunakan aplikasi KRL Access untuk memantau posisi kepadatan di stasiun agar terhindar dari situasi padat di stasiun maupun di dalam KRL.

VP Corporate Secretary KCI, Anne Purba menjelaskan, seluruh protokol kesehatan dan aturan tambahan dalam menggunakan KRL tetap berlaku. Aturan-aturan tambahan ini yaitu bagi orang lanjut usia atau berusia 60 tahun ke atas, tiap harinya hanya dapat menggunakan KRL di luar jam sibuk yaitu pukul 10:00 hingga 14:00 WIB.

Menurutnya, para pengguna yang membawa barang sesuai ketentuan. Untuk anak balita, sementara masih dilarang untuk naik KRL.

Di KRL juga menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. “Wajib dijalankan oleh para pengguna maupun petugas kami di stasiun maupun di dalan KRL. Aturan ini penting untuk selalu diikuti demi kesehatan bersama,” tutupnya.
(tup/red)