KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, Rp2,3 M Masuk Kas Negara
Sumber: .go.id

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan (KPK) melelang sejumlah barang hasil rampasan milik terpidana perkara korupsi mantan Wali Kota Madiun Bambang Irianto melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan (KPKNL) Sidoarjo pada Senin (29/03/2021).

“Barang rampasan milik terpidana Bambang Irianto,” Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri kemudian menambahkan, “Berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 53/Pid.Sus/TPK/2017/PN.Sby tanggal 22 Agustus 2017 yang telah berkekuatan hukum tetap,” ucap Ali di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Kemudian Ali merinci barang yang dimaksud, yaitu 1 unit mobil Range Rover 5.0L V8 AT tahun 2011, 5000 cc, warna hitam, Nopol B 111 RUE. Lengkap dengan STNK asli, Surat Ketetapan , BPKB asli dan 1 kunci remote control.

“Terjual seharga Rp 555.000.000,00 dengan harga limit sebelumnya sebesar Rp 550.000.000,00,” kata Ali.

Baca Juga:   Pakar Sebut SP3 Sjamsul Nursalim Jadi Preseden Buruk

Barang selanjutnya adalah 1 unit kendaraan roda empat Mini Cooper 1.6 AT tahun 2010 dengan mesin kekuatan 1598 cc berwarna putih. Nopol B 1279 GGY. Seperti barang sebelumnya, lengkap beserta STNK asli, Surat Ketetapan Pajak, BPKB asli dan 1 kunci.

“Terjual seharga Rp 296.675.000,00 dengan harga limit sebelumnya sebesar Rp 255.175.000,00,” imbuh Ali.

Sedangkan barang terakhir adalah 1 unit mobil Hummer type H2 tahun 2010 dengan mesin 6162 cc. Nopol B 11 RRU berwarna putih, juga lengkap STNK asli, Surat Ketetapan Pajak, BPKB asli dan 1 kunci.

Baca Juga:   Menteri Era Orde Baru Angkat Bicara Soal Korupsi Edhy Prabowo

“Untuk mobil Hummer terjual seharga Rp 1.499.478.000,00 dengan harga limit sebelumnya sebesar Rp 1.499.478.000,00,” kata Ali.

Dari lelang ketiga barang rampasan milik koruptor itu, KPK diperkirakan menyumbang uang sebesar Rp2,3 miliar ke .

“Sehingga total hasil lelang yang dapat menjadi pemasukan bagi kas negara sebagai aset recovery dari hasil tindak pidana korupsi dan yang ditangani KPK ini berjumlah Rp 2.351.153.000,00,” tutup Ali mengakhiri keterangannya. (trd/red)