Doni
Letnan Jenderal TNI memaparkan pidatonya di acara penutupan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021, Rabu (10/3/2021). Foto: Elangnews.com

“Sehingga total korban meninggal yang ditemukan jasadnya mencapai 138 orang”

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana () mencatat jumlah korban bandang hingga Rabu (7/4/2021) pukul 20.00 WIB sebanyak 138 orang meninggal dunia dan 61 orang masih dalam pencarian.

“Sehingga total korban meninggal yang ditemukan jasadnya mencapai 138 orang,” terang Kepala BNPB Doni Monardo dalam keterangan pers, Rabu (7/4/2021) malam.

Baca Juga:   Gempa Bumi Jawa Timur Sudah Menewaskan 6 Orang

Kepala BNPB kemudian merinci jumlah korban meninggal dunia, yakni di bertambah menjadi 67 orang, di Kabupaten 32 orang, tercatat 25 orang meninggal di Kabupaten Alor, dan 4 orang meninggal di .

Sedangkan di Kabupaten Kupang tercatat ada 5 orang meninggal, 2 orang di Kabupaten Sabu Raijua. Kemudian masing-masing 1 orang meninggal dunia di Kabupaten Ende, Kota Kupang, dan Kabupaten Ngada.

Baca Juga:   Seruan Solidaritas Korban Banjir Bandang dari Kab. Malaka NTT

Doni juga memberikan keterangan bahwa masih ada 61 orang dalam pencarian, yaitu 25 orang hilang di Kabupaten Alor, 35 orang di Kabupaten Lembata, dan 6 orang di Kabupaten Flores Timur.

“Masih dalam pencarian sebanyak 61 orang,” terang Doni.

Seperti diberitakan sebelumnya, siklon tropis dan intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab dan tanah longsor di wilayah NTT. (trd/red)