ELANGNEWS.COM – Komnas HAM melalui tim independen yang telah dibentuknya segera setelah terjadinya peristiwa penembakan terhadap enak anggota laskar FPI dini hari (7/12), mengungkapkan bahwa mereka kini telah memiliki informasi detail terkait peristiwa tersebut.

Kami dari semalam (kemarin) sudah meminta keterangan dari pihak-pihak, dan menelusuri TKP,” demikian ungkap Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat dihubungi, Selasa (8/12/2020).

Anam mengakui informasi yang didapatkan berasal dari berbagai pihak terkait dan penelusuran langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun sayangnya Anam belum mau mengungkap hasil temuan Komnas HAM ke publik.

Informasi lebih detail kami dapatkan, namun mohon maaf belum bisa dibagikan. Kami masih mendalami semua informasi,” sebutnya.

Kami berharap, masyarakat jika memiliki info akan sangat membantu pengungkapan peristiwa ini,” tuturnya.

Komnas HAM Akui Sudah Miliki Info Detail Kasus Penembakan Laskar FPI

Komentar netizen:

Wi Di
Wahai bapak yg duduk disana dan punya kewenangan kami masyarakat bawah memohon usut dengan tuntas supaya tidak ada fitnah dipihak manapun ,katakan yg salah ya salah yg benar ya dibenarakan,Allah maha melihat

Adjie Tini Ibrahim
Komnas HAM ini kadang timbul tenggelam ya ,jgn kasus politik sj diusut kasus terorisme pembantaian di sigi itu jg perlu pak tragedi kemanusiaan saling kerjasama dgn polri bgt sejatinya

Baca:  Kasus Penembakan Laskar FPI, Saksi: Enam Korban Masih Hidup di KM 50

Jauhari Tsamudro
semua skenario kejahatan pasti akan terbuka. tdk ada kejahatan yg sempurna. kasus Novel baswesan akhirnya diakui sbg ulah oknum tp Rakyat bisa membaca dan merasakan.

Irvan Sukhoi Elang Biru
Alhamdulillah…
Kami sangat yakin Allah SWT akan menunjukan siapa yang sebenarnya berbuat benar..siapa yang sebenarnya berbuat salah..

Syachrizal Rizal
Masih ada satu harapan lg dikomnas ham dgn keadilan.oleh rejim pembantai kejam.bila ini pisimis kita ajukan dikomnas internasional tingkat dunia…semoga ALLAH tunjuki kebenaran atas kekejian pihak polisi.mereka yg berbuat tsb akan kena azab.kl tdk didunia pasti diakhirat.keadilan yg nyata..senyata nyatanya dari ALLAH ,…Aamiin

Neng Syah
semoga Komnas HAM betul betul lembaga independen yg dpt dipercaya masyarakat yg mengharapkan keadilan untuk kasus ini.

Tyo Deandra
Kenapa yg korupsi ga ditembak mati pak yg benar2 jelas bikin rakyat sengsara ? Ini FPI hnya mengawal saja kenapa ditembak pak kmna perasaan anda

Dedy Serpong
Ingat perlindungan atas hak hidup dn melindungi ke selamatan warga negara di atas se gala” nya…Jangan terlalu mudah mengecap anak bangsa menjadi musuh bangsa biar tidk terjadi pembantayan terhadap bangsa sendiri dengan mengatas nama kn demi ke amana bangsa dn negara….

Baca:  Komnas HAM Panggil Kapolda Metro Jaya, Humas Polda: Belum Ada Kepastian!

Khaeru S
Semoga aja komnas HAM internasional terjun agar pengungkapan kasus berjalan obyektif..

Kabul Ahmad Kurniadi
Dusta itu tidak bisa disembunyikan… Akhirat kelak akan menjadi mahkamah Maha Agung

Hamdi
bawa ke mahkamah international di denhag belanda ..
sudah saatnya mereka di adili atas kejahatab kejahatan manusia yg merekalakukan .. menghilangkan nyawa dengan mengunakan aparat bersenjatakan lengkap menghadapi masyarakat ..
hukum di indonesia kita sudah tau seperti apa sepak terjangnya

Novita Hwi Dan Perabotan
Jenazah udahboleh d ambil. Tapi pihak klrga korban tdk boleh membuka petinya…

Re-Val Ramoust
Logika aja sih, klu mmg tembak menembak tentux di lokasi kejadian tentux adalah bekas atau bercak2 darah atau apalah masa nggak ada masyarakat yg lewat tol itu pastilah melihatx ,,,,

Arie Waworuntu
.rakyat dan negara m3mpercayakan anda sebagai.lembaga independen..berarti kerjakan dg tidak berpihak dan jujur… spy tdk ada fitnah diantara anak bangsa… kita tunggu..

Anto Smart
Segera bentuk tim independen investigasi dan pansus selidiki pembunuhan ini segera… Tuntut ke pengadilan HAM internasional..

Komentar lainnya