Kaukus Perempuan Parlemen Gelar Pameran Foto hingga Diskusi
Ketua Pengarah sekaligus anggota Republik Indonesia (KPP-RI) Arzeti Bilbina. (Foto: .go.id)

Elangnews.com, Jakarta – Ketua Pengarah sekaligus anggota Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) Arzeti Bilbina mengatakan tak bisa dilepaskan dari sejarah perjuangan mendapatkan kesetaraan dalam bidang budaya politik.

“Dari kerja keras para perempuanlah kini kita memperoleh hak-hak tersebut,” kata anggota Komisi IX DPR ini dalam sambutannya di Kompleks Parlemen, Senin (8/3/2021).

Dalam pembukaan pameran foto tampak hadir di antaranya Ketua DPR Puan Maharani juga Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel dan Abdul Muhaimin Iskandar. Juga hadir Ketua Presidium KPP-RI Diah Pitaloka, Sekjen KPP-RI Luluk Nur Hamidah dan seluruh anggota parlemen perempuan lainnya.

Baca Juga:   Khawatir Terprovokasi, Kodam Jaya Minta Personelnya Jaga Stabilitas Jakarta

Hari Perempuan Internasional juga dimeriahkan pameran foto dan juga bincang-bincang bertajuk “Kiprah Perempuan Parlemen, Jalan Harapan Bangsa”.

Politikus asal Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menjelaskan tentang keterlibatan perempuan di dalam parlemen yang semakin aktif dan partisipatif. “Terbukti untuk jabatan anggota DPR periode 2019-2024 kali ini total anggota dewan perempuan mencapai 118 orang, juga untuk pertama kalinya ketua DPR dijabat oleh perempuan,” kata anggota DPR mewakili Dapil Jawa Timur I ini.

Arzeti juga menjelaskan tentang pameran foto yang berlangsung dari 8-18 Maret 2021 tersebut. Menurutnya, pameran foto tersebut menghadirkan para legislastor perempuan dalam berbagai sudut pandang.

Baca Juga:   KPK Hentikan Kasus BLBI, Waketum PRIMA: Jokowi dan DPR Harus Tanggung Jawab

Kaukus Perempuan Parlemen Gelar Pameran Foto hingga Diskusi

“Kami berharap pameran foto ini dapat menginspirasi bagi seluruh masyarakat terkait kesetaraan gender dan dapat menjadi api semangat dalam menegakkan keadilan gender itu,” harapnya.

Diah Pitaloka menambahkan, pameran foto juga menyajikan isu aktual soal perempuan Indonesia. “Pameran ini diselenggarakan untuk memperlihatkan keseriusan anggota dewan perempuan dalam menjabat di lembaga legislatif,” ujarnya.

“Acara ini juga menjadi momen untuk membesarkan semangat dan memajukan langkah perempuan Indonesia sebagai bagian yang tak terlepas dari perjuangan perempuan indonesia,” harapnya. (Yat/Red)