Jokowi Lantik Achmad Yurianto Jadi Ketua Dewas BPJS Kesehatan

Elangnews.com, Jakarta – Di tengah defisit triliunan Rupiah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan butuh pengawasan yang optimal. Hari ini (22/02), melantik sebagai Ketua Dewan Pengawas periode 2021-2026. Yurianto menggantikan Chairul Radjab Nasution.

Seperti diketahui, Achmad Yurianto adalah juru bicara pemerintah pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sejak Maret 2020. Selama lima bulan, Yurianto selalu menghiasi layar kaca untuk memberitahu perkembangan terbaru penanganan kasus Covid-19. Sebelum akhirnya Yurianto akhirnya diganti Wiku Adisasmito.

Yuri juga pernah menjabat sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan. Karirnya di Kementerian Kesehatan sendiri dimulai pada 2015 sebagai dimulai tahun 2015 Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes. Selanjutnya, ia diangkat sebagai Dirjen P2P pada 2019 lalu.

Alasan Jokowi Cabut Izin Investasi Miras: Desakan Ulama dan Protes Daerah

Selain melantik Yurianto, juga melantik 6 anggota dewas dan jajaran direksi BPJS Kesehatan untuk periode 2021-2026. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara.

Nama-nama yang tergabung dalam Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang dilantik oleh Presiden berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/P Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewas dan Anggota Direksi BPJS Kesehatan.

Berikut nama-nama anggota dewan pengawas BPJS Kesehatan:

  1. Achmad Yurianto (Ketua, unsur pemerintah);
  2. Regina Maria Wiwieng Handayani (anggota, unsur pemerintah);
  3. Indra Yana (anggota, unsur pekerja);
  4. Siruaya Utamawan (anggota, unsur pekerja);
  5. Iftida Yasar (anggota, unsur pemberi pekerja);
  6. Inda Deryanne Hasman (anggota, unsur pemberi pekerja); dan
  7. Ibnu Naser Arrohimi (anggota, unsur tokoh masyarakat).

Unggahan Twitter Jokowi, Dibalas dengan Video Penembakan Junta Militer Myanmar

Sementara nama-nama yang tergabung dalam Direksi BPJS Kesehatan untuk masa jabatan tahun 2021-2026 yang dilantik berdasarkan dasar hukum yang sama ialah:

  1. Ali Ghufron Mukti (Direktur Utama);
  2. Andi Afdal (Direktur);
  3. Arief Witjaksono Juwono Putro (Direktur);
  4. David Bangun (Direktur);
  5. Edwin Aristiawan (Direktur);
  6. Lily Kresnowati (Direktur);
  7. Mahlil Ruby (Direktur); dan
  8. Mundiharno (Direktur).
    (tup/red)