Eks Sekretaris FPI Sulsel Bantah Terduga Teroris Makassar adalah Laskar FPI
Eks Sekretaris Sulsel bantah, terduga yang ditangkap adalah .

Elangnews.com, Jakarta – Mantan Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan, Agussalim Syam membantah pernyataan polisi yang menyebut teroris yang dipindahkan ke Jakarta hari ini merupakan anggota FPI Makassar. Para teroris yang ditangkap pihak polisi tersebut, hanya terlibat dalam kegiatan FPI.

“Yang bersangkutan pernah ikut kegiatan yang dilakukan oleh FPI Makassar, maka tidak secara otomatis saudara AA menjadi anggota FPI,” ujar Agus dalam keterangan resmi yang diterima Elangnews.com (4/2/2021).

Menurut Agus, AA tidak pernah terdaftar sebagai anggota atau laskar FPI Makasar maupun di Kota/ Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Agus mengatakan, acara Ta’lim rutin FPI yang dilaksanakan setiap Sabtu setelah shalat Isya, adalah acara yang terbuka untuk umum.

Baca:  FPI Mendulang Simpati Taggar #SayaPercayaFPI Trending Jagad Twitter Indonesia

Sehingga siapapun bisa hadir dan ikut dalam acara Ta’lim rutin tersebut. “Membantah keras pernyataaan saudara AA yang menyatakan pernah terjadi baiat dukungan kepada ISIS yang dilakukan markaz daerah laskar FPI makassar,” ujarnya.

Adapun acara yang dilaksanakan pada saat itu, kata Agus, adalah diskusi umum terkait kondisi perpolitikan dunia secara global yang dihadiri, , almarhum Ustadz M Basri dan almarhum Ustadz Fauzan. “Terkait dengan kehadiran Munarman dari Jakarta adalah sebagai narasumber yang diundang dan tidak ada kaitannya dengan isu ISIS apalagi dikaitkan dengan baiat seperti yang dinyatakan saudara AA,” pungkasnya.

Baca:  Indeks Demokrasi Dibawah Pemerintahan Jokowi

Sebelumnya, sebanyak 19 orang terduga teroris di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dibekuk. Lalu mereka dibawa ke Jakarta. Polisi menyebut mereka sebagai anggota FPI dari wilayah Kota Makassar. “Semuanya itu adalah anggota FPI,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Zulfan.

Dia menyebutkan ke-19 terduga teroris ini telah dikirim ke Jakarta hari ini, dengan rincian 16 orang laki-laki dan 3 perempuan. “Mereka semua adalah anggota FPI Makassar,” tegasnya.
(tup/red)