Doni Monardo: Saya Ulangi, Dilarang Mudik Lebaran!
Letnan Jenderal TNI memaparkan pidatonya di acara penutupan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021, Rabu (10/3/2021). Foto: Elangnews.com/youtube.

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Doni Monardo mengimbau seluruh pihak untuk mematuhi kebijakan pemerintah pusat dan tidak nekat melakukan 2021.

“Saya ulangi dilarang ! Tidak ada kata-kata lain, cuma satu kata dilarang titik sudah, enggak ada embel-embel lainnya. Jangan ada nuansa liburan, saya ingatkan jangan berikan harapan adanya liburan,” tegas Doni dalam Rapat Koordinasi secara daring, Minggu (28/3/2021).

Berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh tim olah data Satgas Covid-19, Doni Monardo menjelaskan, jika mudik tidak dilarang maka akan terjadi lonjakkan kenaikan kasus harian rata-rata hingga 37-119 persen dan jumlah angka kematian mingguan akan meningkat rata-rata 6-75 persen.

Baca Juga:   Kepala BNPB: Jangan Abaikan Lingkungan Atas Nama Pembangunan

“Jangan mempercepat warga masyarakat kita meninggal dunia lebih awal, kita semua (manusia) memang akan meninggal, tetapi jangan mempercepat kematian,” tutur Doni.

Doni juga meminta seluruh instansi dan pemerintah daerah gencar melakukan sosialisasi kebijakan ke masyarakat baik melalui tokoh-tokoh masyarakt, agama, budayawan maupun keluarga.

Namun demikian, Doni berharap kebijakan pemerintah daerah soal pelarangan mudik harus menyesuaikan dan tidak menyimpang dari kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga:   Kemenhub Tindak Lanjuti Larangan Mudik Berdasarkan Survei Persepsi Publik

“Konsep ini hanya satu yaitu menyelamatkan warga masyarakat, jangan kita biarkan proses pergeseran penduduk tanpa dikontrol,” ujarnya.

Adapun, pada Jumat (26/3/2021) pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan 2021 untuk seluruh masyarakat Indonesia, termasuk bagi pegawai pemerintahan.

Larangan mudik mulai berlaku tanggal 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas bepergian ke mana-mana. (trd/red)