ELANGNEWS.COM – Terkait dengan kabar rusak/ mati nya CCTV Tol Jakarta-Cikampek, sebuah penelusuran pun dilakukan oleh wartawan media Republika ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bentrok FPI dan polisi yang terjadi dini hari kemarin, Senin 7 Desember 2020.

Dari yang tampak dilapangan, tidak ditemukan petunjuk adanya suatu peristiwa di lokasi, tiada suatu hal yang asing atau berbeda yang mengindikasi jika di lokasi tersebut telah terjadi bentrok yang berakhir dengan meninggalnya enam anggota laskar FPI yang tengah mengawal Habib Rizieq menuju pengajian Subuh di Karawang.

Dari pantauan yang dilakukan ada tiga CCTV yang tersebar di KM 48, berada di bagian tengah dan sisi jalan tol. Di KM 49 ada satu CCTV dan di KM 50 terlihat CCTV lainnya, dari penjelasan petugas yang berjaga CCTV tersebut selama aktif.

Selalu aktif, enggak pernah mati,” jelas petugas keamanan dan jaga di Kantor Gerbang Tol Karawang Barat pada Republika.

Kami tidak tahu ada kejadian apa semalam di sini, tidak ada yang mencurigakan dan kami juga masuk siang ini,” ungkap petugas Jasa Marga yang sedang tugas di Kantor dekat Gerbang Keluar Tol Karawang Timur.

CCTV Tol KM 50 Jakarta-Cikampek Rusak, Petugas Selalu Aktif, Enggak Pernah Mati

Komentar netizen:

Dustian Toro
Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) membuat makar (tipu daya/rencana jahat) terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat makar dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. Al-Anfaal : 30)

Baca:  3 Pernyataan UAS Terkait Bentrok Berdarah FPI dan Polisi

Deni Ramdani
Apakah dagelan sedang dimainkan? Kalau ya,,,bodoh sekali,,dikira rakyat bodoh, bisa dibodohi dg cerita yg super lucu dg lagak yg sok tegas.

Mas Parjo
Beritanya kurang lengkap.itu rombongan dari jakarta mnuju kerawang? apa dari kerawang ke jakarta?yg terlibat penembakan dari polsek kerawang ? Apa dari poda jakarta?.mohon beritanya di perjelas ..

Irwan Fauzi
Udah jadi protap….cipta kondisi, hey para pemuja rezim berpikirlah Smw carut marut hr ini krn ke jahilan kalian….shame on you 😝😝

Mendra Sipisang
Seandainya klo memang HRS dan FPI mau menumbangkan rezim ini,kenapa di demo 212 tidak di laksanakan disitu ada kesempatan,mari berpikir secara sehat dan pakai akal sehat…bukan dengan kebencian..

Dicky Rahmatullah Jr
Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) membuat makar (tipu daya/rencana jahat) terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat makar dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. Al-Anfaal : 30)

John Gozal
Kita ini malah disuguhi perang opini. Padahal yang terjadi adalah kematian 6 korban sekaligus. Well, mendingan fokus ke bukti2 penting ini:
1. Mayat korban
2. Proyektil peluru yang menimpa korban dan yang bertebaran di lokasi.
3. Mobil korban
4. Barang-barang korban termasuk pakaian yang dikenakannya pada saat kejadian
5. Cctv sebagai bukti rekam kejadian
6. Voice recorder evidence saat kejadian
7. Saksi-saksi termasuk kesaksian pelaku, kalau berbohong risikonya pasal hukuman bertambah.
Jika tidak bisa memberikan bukti itu, percuma saja, karena bisa masuk kategori menghilangkan barang bukti. Ini pelanggaran pidana. Hampir semua barang bukti itu ada di tangan polisi. Sehingga butuh lembaga yang lebih netral dan powerfull untuk mengungkapkan ini semua; Komnas HAM, BAIS TNI dan pusintelad dan beberapa lembaga uji forensik sangat diperlukan di kasus ini. Harus segera dan tidak boleh dibiarkan berlarut larut. Kasihan juga ke polisi dan keluarga polisi melihat stigmatisasi masyarakat saat ini padahal banyak juga polisi yang baik, reaksi masyarakat atas pemberitaan media membuktikan stigmatisasi. Persatuan Indonesia, inilah yang sedang diuji saat ini. Hmmm sepertinya akan teramat sangat sulit menyembunyikan sekian banyak barbuk apalagi jika motifnya ingin menutup nutupi. Pisau uji forensik akan menyingkap tabir misteri kejadian ini. Para pelaku harus jantan mempertanggungjawabkan apa yang telah mereka lakukan. Semoga keadilan Tuhan mengungkapkan semuanya termasuk siapa dalang dibalik ini🤲

Baca:  Termasuk Dalam Korban Jiwa: Anak Betawi Selalu Ada Buat Ulama

Mohammad Hadyan Hudani
sabotase lah…
kalau maintenance atau rusak berarti pihak jasa marga telah melalaikan tugasnya dalam menyediakan jasa Tol dan ini sebuah pelanggaran juga.
masa udah dibayar, naik lagi, cctv aja mati 🤦🏻‍♂️

Komentar lainnya

Berita Nasional & Peristiwa : CCTV Tol KM 50 Jakarta-Cikampek Rusak, Petugas: Selalu Aktif, Enggak Pernah Mati!, ElangNews.com.