BPJS Kesehatan Pastikan Tidak Alergi dengan Pengaduan
Diskusi Publik Layanan Program yang Responsif, Cepat, Efektif dan Berkeadilan, Rabu (7/4/2021). (Foto: YouTube)

Elangnews.com, Jakarta – Kesehatan sangat terbuka dengan masukan dan pengaduan dari masyarakat. Berbagai platform pun disediakan agar masyarakat mudah mengadukan permasalahan di lapangan sehingga cepat mendapat respons.

Menurut Deputi Direksi BPJS Bidang Pelayanan Arief Syaefuddin pihaknya terus melakukan penyempurnaan pelayanan termasuk memudahkan pengaduan yang dilakukan masyarakat. Terutama dalam menyikapi masa pandemi ini yang berdampak langsung pada masyarakat.

“BPJS perlu memastikan proses layanan administrasi dapat berjalan semestinya. Selama pandemi Covid 19 ini BPJS juga memiliki berbagai platform dalam menampung keluhan masyarakat seperti adanya Mobile JKN dan Pandawa,” kata Arief dalam diskusi virtual bertajuk “Layanan Program BPJS Kesehatan yang Responsif, Cepat, Efektif dan Berkeadilan”, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga:   Jokowi Lantik Achmad Yurianto Jadi Ketua Dewas BPJS Kesehatan

Pembiacara lain dalam diskusi tersebut masing-masing anggota Dr. Suir Syam M.Kes, Dirut BPJS Kesehatan Prof. Dr. dr. Ali Ghufron Mukti, Deputi Direksi BPJS Bidang Pelayanan Arief Syaefuddin dan anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional RI Subiyanto.

“Kami di BPJS terus mendorong agar tidak alergi dengan pengaduan”, lanjut Arief.

Mengenai pembentukan Reaksi Cepat Ombusdman () yang digagas Indonesia, Arief menyatakan sepakat untuk mengedukasi agar menjadi peserta yang cerdas untuk tidak ragu melapor.

“Saat ini di daerah sudah sering berkolaborasi antara BPJS dengan perwakilan . Kami akan support (RCO) dan kerjasama. Tupoksi kami memang ke situ. Beberapa pengaduan label merah 1×24 jam bisa diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga:   Banyak PHK, Ombudsman Dorong BPJS Kesehatan Responsif

Sementara itu, sejumlah permasalahan di BPJS Kesehatan kata Suir Syam sebenarnya dapat diselesaikan dengan melibatkan peran kepala daerah. “Kalau dilibatkan mungkin bisa sebagai pengawas, saya yakin rumah sakit tidak akan menelantarkan peserta BPJS”,” ujarnya.

Hery yang menggagas RCO di Ombusdman Indonesia meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengadu ke RCO. Platform tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan termasuk dampak pandemi yang mengakibatkan kehilangan pendapatan dan juga di-.

“Lapor melalui RCO, Ombudsman siap menerima laporan,” ujarnya. (Yat/Red)