Ajukan PTUN, Demokrat KLB Bisa Tiru Partai Berkarya Tommy Soeharto
Partai kubu Kongres Luar Biasa () pimpinan Ketua Umum menggelar konferensi pers di lokasi proyek Hambalang Sport Center Bogor, Kamis (25/3/2021). Foto: Elangnews.com/youtube

Jakarta, Elangnews.com – Baru-baru ini, Kementerian Hukum dan HAM, menolak legalitas, Konferensi Luar Biasa (KLB) hingga kepengurusan kubu Moeldoko. Maka Demokrat versi Deli Serdang itu berencana akan menggugat keputusan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Demikian juga ketika pihak kami yang ditolak oleh Kementerian Hukum dan HAM seperti sekarang, maka pastinya kami akan terus melakukan upaya hukum dengan mengajukan di PTUN,” kata Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat kubu Moeldoko, Saiful Huda, dalam keterangan resminya.

Dia menilai perjuangan belum selesai. Proses di hanya pemanasan saja. Pasalnya, sekalipun Demokrat KLB dilegalkan Kemenkumham, toh Demokrat , akan mengajukan gugatan juga ke PTUN. “Keputusan diterima atau ditolak Kemenkumham tidak akan terlalu berpengaruh,” katanya.

Baca Juga:   Max Sopacua: Apapun Keputusan Demokrat Sebelumnya Bisa Dianulir di KLB

Menurut Saiful, Kemenkumham bukanlah pengadilan yang dapat memutuskan sah tidaknya kepengurusan partai politik. Karena, di PTUN masih terbuka untuk melayangkan gugatan demi memperoleh keadilan.

Dia meminta kader-kader Demokrat kubu AHY, untuk tidak bertepuk dada sebelum ada keputusan dari PTUN. “Bahwa medan pertarungan hukum terakhir dan paling menentukan itu ada di PTUN,” ujarnya.

Lalu bisakah Demokrat kubu Moeldoko menang di PTUN?

Baca Juga:   Moeldoko Sebagai Ketum Hasil KLB, Pengamat: Sah Secara Hukum

Moeldoko dan anak buahnya harus belajar dari Partai Berkarya kubu Hutomo Mandala Putra alias . Sebelumnya, partai Berkarya pecah. Ada kubu Tommy ada kubu Muchdi Purwopranjono.

Awalnya Partai Berkarya kubu Tommy kalah di Kemenkumham. Tetapi setelah masuk ke PTUN, Partai Berkarya kubu Tommy menang dan dianggap partai yang sah.

Partai Demokrat kubu Moeldoko, masih berpeluang untuk disahkan, mengikuti jejak partai Berkarya Tommy. Apakah Partai Demokrat kubu Moeldoko bisa mengikuti nasib partai Berkarya kubu Tommy Soeharto? Tunggu sajian berita kami selanjutnya.
(syah/red)