dongeng
Ilustrasi gambar: Elangnews.com/Suray

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Setiap tahun pada tanggal , diperingati sebagai World Storytelling Day atau dikenal dengan nama Hari Sedunia. Sebuah peringatan yang diadopsi dari sebuah negara Nordik di Skandinavia, Eropa bagian Utara, yaitu Swedia.

Tahun 1991, di Swedia ada sebuah perayaan nasional bernama “Alla berättares dag” yang diterjemahkan menjadi Hari Semua Pendongeng. Itulah tonggak awal .

Ide tersebut terus berkembang dan menyebar mulai dari Australia (1997), Meksiko dan Negara-negara Amerika Latin, Norwegia, Denmark, Finlandia, Estonia, hingga Kanada.

Baru pada tahun 2003, setahun setelah orang-orang Skandinavia membangun Ratatosk, nama dari sebuah jaringan web khusus para pendongeng, akhirnya peristiwa itu dikenal sebagai Hari Mendongeng Sedunia, sampai hari ini.

Baca Juga:   5 Momen Keceriaan Thalita Latief Bersama Anak Jarang Terekspos

Hakekat dongeng menurut Burhan Nurgiyantoro dalam bukunya bertajuk Sastra : Pengantar Pemahaman Dunia Anak (2018) adalah salah satu cerita rakyat (folktale) yang cukup beragam cakupannya. Berasal dari berbagai kelompok etnis, masyarakat, atau daerah tertentu di berbagai belahan dunia, baik yang berasal dari tradisi lisan maupun yang sejak semula diciptakan secara tertulis.

Istilah dongeng dapat dipahami sebagai cerita yang tidak benar-benar terjadi dan dalam banyak hal sering tidak masuk akal atau fantasi.

Denise E. Agosto seorang profesor dari Drexel University, Philadelphia, Amerika Serikat, dalam artikel bertajuk Why Storytelling Matters: Unveiling the Literacy Benefits of Storytelling mengutip Friedrich Froebel, bapak pendiri gerakan pendidikan usia dini, menyatakan bahwa mendongeng merupakan metode yang ideal untuk memperkenalkan pendidikan kepada anak-anak pada usia dini.

Baca Juga:   2 Tahun Belum Dikaruniani Anak, Syahrini Berharap Dikasih Momongan Tahun Depan

Mendongeng secara lisan berguna untuk membantu anak dalam membangun keterampilan literasi.

Sedangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mendefinisikan kegiatan mendongeng bukan hanya sekadar kegiatan menidurkan anak tetapi dapat meningkatkan perkembangan pada otak kanan anak, merangsang kecerdasan emosional, dan mampu meningkatkan imajinasi pada anak.

Selamat Hari Dongeng Sedunia. (trd/red)