myanmar
, Miss Grand saat wawancara dengan Reuters di Bangkok, , Jumat (2/4/2021). Foto: reuters.com

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Han Lay adalah seorang model Myanmar berusia 22 tahun. Dia menjadi salah satu dari 63 kontestan ajang kecantikan Miss Grand International (MGI) 2020 yang digelar di Bangkok, Thailand, Sabtu (27/3/2021).

Kontes MGI 2020 menjadi ajang beauty pageant pertama yang digelar dan disiarkan secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

Ajang para ratu kecantikan ini digelar pertama kali pada tahun 2013 dengan tujuan untuk ikut serta menciptakan perdamaian dan menghentikan peperangan di dunia. mengusung slogan “Stop the War and Violence”.

Han Lay tak seberuntung Abena Appiah asal Amerika Serikat (AS) yang terpilih sebagai pemenang. Kendati demikian, Han Lay akan dikenang sebagai salah satu kontestan yang paling heroik.

Baca Juga:   Junta Militer Putus Akses Internet di Myanmar, Demonstran masih terus Berjuang

“Ada banyak kematian di sana. Lebih dari 100 orang kehilangan nyawanya. Saya sangat sedih atas apa yang menimpa kehidupan mereka,” kata Han Lay sambil menangis.

Di panggung internasional itu, Han Lay menyampaikan pidato emosionalnya, dimana dia memohon “bantuan internasional yang mendesak” untuk negaranya, pada hari yang sama 141 tewas dalam tindakan keras oleh penguasa militer yang katanya egois dan melecehkan mereka.

Pada hari Jumat, kata Han Lay, rekan senegaranya yang tergabung dalam gerakan anti- menyampaikan pesan tidak akan mundur dari perjuangan. Meski jumlah korban tewas hampir 550 nyawa dalam dua bulan sejak para jenderal menggulingkan pemerintahan terpilih .

Baca Juga:   Kudeta Berdarah di Myanmar Sudah Renggut 18 Korban Jiwa

“Saya dapat mengatakan satu hal, bahwa kami warga Myanmar tidak akan pernah menyerah,” tegas Han Lay seperti dikutip Reuters.

“Mereka berpesan kepada saya bahwa mereka akan terus bertarung di jalanan dan sekarang, saya juga akan berjuang dari atas panggung. Jadi saya pikir jika mereka tidak menyerah, kami akan menang,” pungkasnya.

Sementara itu, pendiri kontes Miss Grand International (MGI), Nawat Itsaragrisil, mengatakan bahwa keputusan Han Lay untuk menentang Myanmar akan berdampak serius pada dirinya. Han Lay harus tetap tinggal di luar negeri.

“Jika dia (akan) kembali ke Myanmar sekarang, dia tidak akan kembali ke rumah, dia akan masuk penjara,” katanya. (trd/red)