Presiden Venezuela Sebar Hoax di Medsos, Akun Facebooknya Dibekukan

Facebook membekukan akun Presiden Venezuela Nicolas Maduro karena melanggar kebijakan media sosial. Maduro dituding sebar hoax

Presiden Venezuela Sebar Hoax di Medsos, Akun Facebooknya Dibekukan

Elangnews.com, Caracas – Setiap orang berpeluang menyebar informasi bohong atau hoax, termasuk seorang presiden negara. Baru-baru ini, membekukan akun Presiden Venezuela Nicolas Maduro karena melanggar kebijakan media sosial.

Yaitu, larangan penyebaran informasi yang salah tentang COVID-19. Facebook menilai akun Maduro  telah mempromosikan obat yang dia klaim ampuh, namun tanpa bukti, dapat menyembuhkan penyakit Covid-19.

Maduro pada Januari lalu menyebutkan bahwa Carvativir, larutan oral yang berasal dari thyme, adalah obat manjur yang dapat menetralkan virus corona tanpa efek samping. Klaim ini menurut para dokter, tidak masuk akal.

Baca Juga:   Signal VS Telegram, Mana yang Lebih Privasi?

Facebook pun menghapus tayangan video promosi Maduro itu. persoalannya penyebaran informasi bohong dilakukan akun Maduro berulang kali.

“Kami mengikuti panduan dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yang mengatakan saat ini tidak ada obat untuk menyembuhkan virus. Karena pelanggaran berulang terhadap aturan kami, kami juga membekukan laman selama 30 hari, selama itu laman akan menjadi hanya-baca,” kata pihak Facebook seperti dikutip dari Reuters, (29/03).

Baca Juga:   Junta Militer Sensor Media Sosial Warga Myanmar

Maduro dalam video promosi itu mengatakan Carvativir, dapat digunakan secara preventif dan terapeutik untuk melawan virus corona. Maduro dikenal sering menggunakan media sosial termasuk Facebook dan . Bahkan tidak jarang, Maduro menyiarkan pidatonya melalui Facebook Live.
(tup/red)