Pertama di Dunia! Inggris Cari Relawan yang Mau ‘Dicovidkan’
Ilustrasi Covid-19

Elangnews.com, London – Pemerintah Inggris membolehkan para ilmuwan untuk meneliti penyakit Covid-19 dengan menggunakan manusia. Dengan begitu, Inggris menjadi satu-satunya negara yang berani menggunakan manusia untuk menelusuri cara penularan Covid-19.

Saat ini ilmuwan di Inggris sedang mencari 90 relawan yang merasa tertantang menjadi objek percobaan. Uji coba akan berlangsung selama sebulan. Syarat relawan yaitu memiliki kondisi sehat dan berusia antara 18 dan 30 tahun.

Relawan akan diseleksi, untuk memastiskan risiko kesehatan mereka. Sebelum menjadi ‘kelinci percobaan’, para relawan akan dikarantina dan dipantau secara ketat oleh staf medis selama minimal 14 hari di Royal Free Hospital, London.

Baca:  Kemendagri Dorong Pemda Segera Bentuk PPKM Mikro

Mereka nantinya akan diberikan virus Corona dalam kadar sedikit, sehingga para relawan akan berpotensi menderita positif Covid-19. “Keselamatan relawan adalah prioritas mutlak,” ujar Peter Openshaw, profesor yang memimpin proyek ini.

Setelah uji coba selesai, relawan bisa diizinkan pulang setelah 14 hari. Itupun jika tidak ada gejala lagi dan hasil tesnya negatif. Sehingga ketika mereka kembali ke rumah masing-masing, tidak menularkan ke orang sekitar.

Adapun tujuan dari proyek uji coba ini yaitu untuk memahami mekanisme virus menginfeksi orang dan cara penularan virus di antara orang-orang. Setiap relawan yang ambil bagian akan mendapatkan pembayaran kompensasi sekitar US122 dolar per hari atau setara Rp1,7 juta.

Baca:  Siti Fadilah dan Konspirasi Corona

Jika dikalikan selama 14 hari, maka relawan bisa menerima Rp23,8 juta. Di samping, mantan relawan Covid-19 ini akan terus dipantau selama satu tahun.

Sebenarnya, para ilmuwan pernah menggunakan manusia untuk untuk mempelajari beberapa penyakit. Seperti malaria, flu, tifus dan kolera, sehingga hasil uji coba dapat digunakan untuk pengembangan obat dan vaksin, untuk melawan penyakit tersebut.
(tup/red)

Berita Internasional : Pertama di Dunia! Inggris Cari Relawan yang Mau ‘Dicovidkan’, ElangNews.com.