50 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta, Menteri Perhubungan: Saya Siap Mengundurkan Diri
Evakuasi kecelakaan kereta cepat (Sumber: Foto AP)

Elangnews.com, Taiwan – Salah satu anggota keluarga korban kecelakaan kereta cepat di Taiwan, sedih bercampur marah, atas tragedi kereta cepat menabrak truk. Dengan berlinang air mata, pria yang enggan menyebutkan namanya itu, menanti tanggung jawab otoritas setempat.

Pemerintah Taiwan pun berjanji memberikan kompensasi dan akan membantu para keluarga korban. Tragedi tersebut merupakan kecelakaan terparah di Taiwan selama tujuh dekade terakhir.

Baca Juga:   Sering Diganggu, Taiwan Siap Perang Lawan Cina

Seperti dikutip dari Reuters, sebuah kereta cepat Taiwan yang membawa sekitar 500 orang penumpang, keluar dari jalurnya. Peristiwa tersebut terjadi karena kereta menabrak sebuah truk yang melaju ke jalur kereta.

Rem truk itu mengalami masalah. Kecelakaan tersebut menyebabkan 50 orang meninggal dan 146 orang mengalami luka-luka.

Taiwan, Lin Chia-lung mengatakan bahwa dirinya bertanggungjawab atas insiden tersebut. Lin juga siap mengundurkan diri setelah proses evakuasi selesai.

Baca Juga:   Ini Antisipasi Perusahaan Taiwan agar tidak Dibakar Demonstran Myanmar

“Tugas Saya meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh keseluruhan kecelakaan. Setelah seluruh pekerjaan penyelamatan selesai, saya yakin saya akan bertanggung jawab,” katanya.

Meski demikian, Kantor Perdana Menteri, Su Tseng-chang mengatakan untuk saat ini pengunduran Lin masih ditolak pemerintah. Menurut Su, Lin masih fokus pada penyelamatan dan pemulihan kondisi korban kecelakaan.
(tup/red)