AS Rancang Standar Paspor Vaksin Digital
Seorang wanita menunjukkan “izin masuk hijau” (bukti telah divaksinasi penuh terhadap virus corona) sebelum memasuki fasilitas gym dan kolam renang, di kota pesisir Tel Aviv, Israel, Minggu (21/2/2021). (Sumber AFP)

Elangnews.com, Washington – Pemerintah Amerika Serikat sedang mempersiapkan sistem standar bagi masyarakatnya, untuk memastikan mana masyarakat yang sudah divaksin dan yang belum mendapat vaksin. Saat ini Administrasi Biden, sudah bekerjasama dengan perusahaan teknologi untuk membuat sistem tersebut dalam bentuk digital.

Sumber CNN mengatakan, bahwa proses pembentuk standar tersebut membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk diselesaikan. Pihak Gedung Putih juga sudah melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan pertimbangan dalam pembuatan standar, yang diistilahkan sebagai .

Meski demikian, Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, bahwa pemerintah AS tidak akan memerintahkan negara bagian untuk mewajibkan setiap warga Amerika, memperoleh sertifikat atau paspor vaksin. Jen menambahkan bahwa Gedung Putih mengharapkan sektor swasta bisa mendukung pengembangan paspor vaksin.

Baca Juga:   Pandemi Covid-19 Sebabkan Penelitian Sains Alami Disrupsi, Apa Maksudnya?

Presiden Joe Biden sebelumnya memproyeksi, kehidupan masyarakat di AS bisa normal kembali di akhir 2021. “Karena semakin banyak orang Amerika yang divaksinasi setiap hari, paspor vaksin, dapat menjadi kunci untuk kembali normal oleh akhir tahun,” ujarnya.

Pejabat administrasi Biden mengatakan, awal pekan ini, pembuatan sistem paspor vaksin masih dalam tahap awal pengembangan. Nantinya, pembuatan paspor vaksin diharapkan bisa dilakukan secara gratis, pribadi dan aman dari penggandaan atau pemalsuan.

Baca Juga:   Permenhub Larangan Mudik Berdampak pada Penerbangan

CNN sebelumnya melaporkan bahwa beberapa perusahaan dan grup teknologi telah mulai mengembangkan aplikasi atau sistem ponsel cerdas bagi individu untuk mengunggah rincian tes dan mereka. Bentuknya semacam sertifikat digital, yang disebut paspor vaksin. Paspor vaksin ini dapat ditampilkan untuk memasuki tempat konser, stadion, bioskop, kantor atau bahkan negara lain.
(tup/red)