AS, Jepang dan Indonesia Kecam Aktivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan
. (Sumber: The Geopolitics)

Elangnews.com, Manila – terus mengecam aktivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan. Aksi ini menyusul perselisihan dengan Filipina terkait sengketa di kawasan terumbu karang.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melalui akun twitternya menyebutkan bahwa AS akan mendukung Filipina dalam menghadapi ancaman milisi Cina yang berkumpul di Whitsun Reef di Kepulauan Spratly. “Kami akan selalu mendukung sekutu kami dan membela tatanan internasional berbasis aturan,” tulisnya, (29/30).

Di sisi lain, Jepang dan juga ikut mengecam aktivitas Cina di kawasan Laut Natuna. Bahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi sudah melakukan kesepaktan di Tokyo.

Baca Juga:   Dubes Inggris Sayangkan Indonesia Tak Ikut All England, Dubes Indonesia Minta Hentikan Pertandingan

Keduanya sepakat akan meningkatkan kerja sama pertahanan dan mengadakan latihan bersama pasukan Jepang dan Indonesia di Laut Cina Selatan. Pertemuan tersebut sebagai pesan penolakan atas tindakan Cina yang bisa membuat ketegangan di kawasan Laut Cina Selatan.

Dikutip dari South Morning Post (30/03), protes banyak negara kepada Cina menyusul ditemukannya 200 kapal di kawasan terumbu karang Filipina yang diduga diawaki para milisi Cina, sejak 7 Maret lalu. Meskipun pihak Cina membantah keberadaan milisi maritim tersebut.

Baca Juga:   Lagi, Menteri Luhut Menolak Disebut Antek China

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Sabtu malam, Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan pesawat akan dikirim setiap hari untuk memantau situasi di perairan mereka. Pemerintah Cina juga akan meningkatkan kehadiran angkatan lautnya dengan melakukan patroli kedaulatan demi melindungi nelayan Filipina.
(tup/red)