Kangen Konser, Armand Maulana Mention Presiden Joko Widodo
Joko Widodo. Foto Instagram

Elangnews.com, Hiburan – Sejak pandemi melanda Indonesia setahun terakhir ini, pergerakan atau aktifitas seluruh masyarakat termaksud publik figur menjadi tidak leluasa. Hal itu diungkapkan musisi atau penyanyi Armand Maulana.

Vokalis grup band Gigi itu mengutarakan rasa rindu manggung dan untuk menghibur penggemarnya diatas panggung musik Tanah Air.

Suami Dewi Gita itu langsung me-mention Presiden, Joko Widodo () lewat sosial media miliknya. Bahkan, ia mencurahkan rasa kegelisahaan pelaku industri hiburan, event atau vendor konser yang sempat terhenti selama pandemi covid 19.

“Dear Pak Presiden @jokowi #KamiKangenEvent #KamiKangenKonser #KamiKangenFestival #KamiKangenBerkaryaKembali,” tulis Armand Maulana dikutip Elangnews dari sosial media miliknya, Kamis (4/3/2021).

Baca Juga:   Ghosting, Ngibrit dan Kudeta Hati Kaesang di Mata Seorang Filsuf
Kangen Konser, Armand Maulana Mention Presiden Joko Widodo
Armand Maulana mention . Foto Instagram

Cuitan netizen

Unggahan itu langsung menuai beragam komentar netizen. Tak hanya rindu manggung, atau kangen konser. Mereka justru mencurahkan isi hatinya dari berbagai aspek seperti rindu anter jemput anak ke sekolah, solat berjamaah di mesjid dan lainnya.

“Jangan sampai ank” kami lupa akan halaman dan bangku sekolah… Kapan sekolah offline 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭,” tulis shyiena79.

“Kangen mengantar jemput anak anak sekolah 😢😢😍😍,” tulis akun kartika4752.

“Saya kangen shalat berjamaah dengan syaff rapat sesuai sunnah.. 🤲,” tulis netizen dadanumardhani.

Baca Juga:   Wacana Presiden Tiga Periode, Sohibul Iman: Godaan Menikmati Feodalisme
Kangen Konser, Armand Maulana Mention Presiden Joko Widodo
Armand Maulana mention Presiden Joko Widodo. Foto Instagram

Surat 

Isi surat yang diunggah Armand Maulana itu telah diinisiasi oleh Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) beserta 14 asosiasi terkait dalam mengirim pesan untuk Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Yang pasti kami patuh dengan regulasi kesehatan yang ada, dengan menerapkan prokes yang terukur. upaya ekonomi kreatif kembali bergulir. Apalagi vaksin sudah ditemukan, dan saat ini proses vaksinasi terus dan masih berjalan” ujar Anas Syahrul Alimi, perwakilan dari APMI dalam keterangan tertulisnya. (Ade/Red)