Dituding Eksploitasi Bocah Penjual Cilok, Ini Klarifikasi Ashanty
klarifikasi soal dituding

Elangnews.com, Hiburan – Sejak beberapa pekan terakhir, penyanyi Ashanty menjadi topik hangat di jaga maya. Sebab, istri Anang Hermansyah itu diduga memanfaatkan anak angkatnya Muhammad Saputra alias Putra untuk kepentingan konten di channel youtube.

Tak ingin perihal menjadi konsumsi publik, Ashanty mencoba mengklarifikasi kepada awak media dikediamannya, di Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021). Ia pun membantah jika dirinya menfaatkan atau mengeksploitasi anak angkatnya yang viral berjualan cilok untuk biaya hidup.

“Kalau konten ya, selama aku sama dia berapa konten saja kan bisa dilihat dan kalau cuma konten, aku sudah jelasin ke dia. ‘Put, kalau kamu dipengaruhi kakak-kakak kamu katanya buat konten, kamu coba ngapain bunda sekolahin 3-4 jam dari Jakarta? Selama di pesantren enggak bisa bikin konten kan bunda,’” kata Ashanty.

Baca Juga:   Ashanty Meninggal Dunia Hoaks, Anang Hermansyah dan Asisten Ungkap Kondisi Kesehatan Terkini

“Tapi kan saya pengin anak ini bisa jadi orang yang sukses. Ya cuma jualan cilok aku dengar kan dia ya gitu lah. Tapi itu mungkin jalan hidup yang dia inginkan. Jadi kita enggak boleh memaksakan itu,” sambungnya.

Dituding Eksploitasi Bocah Penjual Cilok, Ini Klarifikasi Ashanty
Ashanty klarifikasi soal dituding eksploitasi anak

Dianggap Anak Sendiri

Sebelum, Ashanty juga telah menejelaskan jika dirinya ikhlas membiayai pendidikan bocah viral tersebut. Makanya, ia jika disebut memanfaatkannya.

Baca Juga:   Millen Cyrus Ungkap Kecanduan Obat Terlarang, Ini Efek Samping Clozapine

“Sakit hati. Saya ikhlas bantu orang kok begini balasannya. Saya udah anggap kaya anak, benar-benar kaya anak sendiri. Kalau buat konten ngapain naro ke pesantren jauhnya sampai 3 jam dari sini,” kata Ashanty dalam tayangan youtube di program entertainment.

Dituding Eksploitasi Bocah Penjual Cilok, Ini Klarifikasi Ashanty
Ashanty klarifikasi soal dituding eksploitasi anak

Ikhlas Membiayai Pendidikan

Selain itu, Ashanty juga berkorban memperjuangkan tenaga, pikiran hingga materi untuk si bocah jualan cilok itu, Putra.

“Buat apa bayar mahal-mahal, tiap bulan biayain dari mulai baju, cucian, di pesantren ada juga yang cuci sendiri, dia dibayarin cucian, makan tiga kali, dapat jajan juga, apa yang kurang?” ujar Ashanty